
Surabaya – Wayang merupakan salah satu budaya warisan bangsa yang harus tetap dijaga dan dilestarikan. Agar tidak tergerus budaya lain, Surabaya Suites Hotel menggelar pameran lukisan sebulan penuh bertajuk ‘Nasionalisme Tanpa Alasan’ dengan menghadirkan pelukis ternama Surabaya Kamajaya Taufik.
“Melestarikan budaya adalah komitmen Surabaya Suites Hotel, untuk selalu mempertahankan budaya bangsa, kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga dan melestarikan? Ujar Firman S. Permana, General Manager (GM)Surabaya Suites Hotel, Rabu (2/11/2022)
Tak hanya itu imbuh Firman, generasi muda mendatang atau generasi milineal saat ini sudah banyak tergerus oleh budaya yang bukan kepribadian bangsa.
“Meski Gelaran wayang ini dalam bentuk lukisan, namun banyak makna yang tersirat, dimana diceritakan dalam tokoh pewayangan memberikan contoh kisah pengorbanan tanpa alasan yang harus kita teladani” imbuh Penggemar Moge dan benda-benda klasik ini.
“Kamajaya dalam lukisannya berjudul Bisma Gugur menggambarkan pengorbanan seorang Bisma untuk negara tanpa alasan walaupun harus meregang nyawa menyaksikan peperangan antara Pandawa dan Kurawa” Ulasnya.
Firman menjelaskan, event gelaran pameran ini bakal digelar sebulan suntuk di cafe taman dan bisa menyaksikan secara langsung Kamajaya Taufik melukis tokoh pewayangan ini sambil menikmati kuliner khas Surabaya Suites Hotel.
“Jadi sambil menikmati menu kuliner khas tradisional, kita juga akan melihat melalui lukisan budaya tradisional, sehingga kita tahu tentang wayang dan apa saja makna kisah teladan dalam dunia pewayangan” paparnya.
Sebulan suntuk gelaran lukisan wayang ini sambung Firman untuk memperingati hari wayang sedunia yang jatuh pada 7 November 2022. Dan hasil lukisan karya Kamajaya Taufik ini dapat di saksikan di area Cafe Taman Surabaya Suites Hotel, dengan cara digantung.

Lain kesempatan, Andi Yoga selaku Food and Beverage Manager (F&B) Surabaya Suites Hotel menyampaikan, bahwa Wayangan sebulan suntuk yang digelar salah satu agendanya adalah talkshow, workshop melukis wayang oleh para pelukis yang setiap minggunya akan berkumpul dan melukis.
“Jadi tidak perlu kemana-mana, mengisi waktu luang yang bermanfaat sembari menikmati hidangan bertemakan wayang. Salah Satunya menu Nasi Warkudara yang artinya “WAReg KUmpul DAtang RAme-rame” yang bisa di nikmati untuk 4-5 orang. Tak hanya itu, ada juga minuman hangat yang kita kenal dengan Wedangan pada jaman dahulu” pungkasnya.

