Safari Jum’at Kapolresta Mojokerto Sampaikan 4 Hal Kepada Jamaah

oleh -12 Dilihat

jatimterkini.com, Mojokerto – Kegiatan Safari Jum’at rutin yang dipimpin langsung Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menggelar Safari Jumat bersama Pejabat Utama dan Forkopimca di Masjid Nur Al – Alim Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto. Jum’at (24/06/2022) siang.

Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari jumat keliling dari masjid – masjid di Desa dan Kota di wilayah hukum Polresta Mojokerto ini, Kapolresta Mojokerto ingin silaturahmi juga menyampaikan pesan Kamtibmas. Dalam kegiatan kali ini Personil Polresta Mojokerto banyak yang hadir untuk mengikuti kegiatan Safari Jum’at dengan dipimpin Kapolresta Mojokerto, bersama Kapolsek Gedeg, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasi Humas, Kasipropam serta Taruna AKPOL TK II Angkatan 55 Batalyon Satya Dharma serta Siswa Bintara SPN Polda Jatim.

Selesai pelaksanaan Kutbah Khotib dan Sholat Jumat Berjamaah, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, mendapat kesempatan dari Takmir Masjid untuk menyapa, “Saya mengajak diri saya dan jama’ah Masjid Nur Al – Alim untuk membudayakan bersholawat. Kami juga hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan informasi terkini UU Nomor 2 Tahun 2002 Polisi sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat serta menegakkan hukum,”Ujar Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan.

“Dalam UU Nomor 2 Tahun 2022 ini mencakup 4 hal yakni, pertama masalah pencurian, kedua Jadilah Polisi untuk diri sendiri, ketiga Kamseltibcar Lantas, keempat bahaya hoax dan terakhir bijak dalam bermedsos ,” Sebut AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Masih Kata Kapolresta Mojokerto, “Diharapkan kepada masyarakat agar lebih berhati hati saat menggunakan medsos agar tidak sampai terjadi hoax di medsos, hal itu juga untuk mengurangi hoax di kalangan masyarakat, jangan lupa saring dulu baru sharing” jelasnya.

Karena sudah banyak terjadi kecelakaan, maka Kapolresta Mojokerto mengingatkan kembali agar Masyarakat selalu mematuhi rambu lalu lintas dengan baik untuk mengurangi terjadinya laka lintas. Selain itu Kapolresta Mojokerto juga menghimbau agar Masyarakat senantiasa selalu meredam emosi apabila terjadi seperti konflik yang akhir-akhir ini terjadi.“Ketiga banyaknya Kecelakaan Lalu Lintas, karena tidak adanya kepatuhan masyarakat untuk mematuhi peraturan Lalu Lintas saat berkendara,”

Yang terakhir disampaikan oleh Kapolresta Mojokerto, “Karena akhir-akhir ini terdapat konflik antara perguruan pencak silat, maka dari itu dihimbau kepada Masyarakat untuk lebih meredam emosi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” Pungkas AKBP Rofiq.