Rutin Sebulan Sekali, Kapolsek Watulimo Berikan Pengarahan kepada Bhayangkari

oleh -4 Dilihat

Polres Trenggalek- Pelaksanaan pertemuan  Bhayangkari Ranting Watulimo adalah kegiatan rutin pada minggu kedua setiap bulannya, namun sejak pandemi Covid-19 melanda, pertemuan secara tatap muka ditiadakan dan diganti secara virtual. Mulai bulan ini kegiatan pertemuan tatap muka tersebut kembali digelar yang diisi dengan penyampaian informasi dan dialog sebagai bentuk silaturahmi. Minggu (22/8).

Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H., M.Hum dengan didampingi oleh ketua ranting Bhayangkari berkesempatan menyampaikan sambutan pembuka sekaligus menyampaikan pembinaan dan penyuluhan agar para istri anggota Polri khususnya Polsek Watulimo tetap solid dan kompak.

“Pertemuan ini adalah merupakan wadah komunikasi antara anggota Bhayangkari sekaligus sebagai sarana penyampaian informasi terkini yang berkembang di masyarakat,” kata Kapolsek.

“Salah satunya adalah terkait dengan percepatan penanganan cegah Covid-19 dengan ikut mengkapanyekan disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” Imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolsek juga menambahkan bahwa dirinya mengharapkan kepada seluruh anggota Bhayangkari Ranting Watulimo agar selalu menjaga kekompakan serta mendukung tugas suami sebagai anggota Polri dan bisa menciptakan situasi rumah tangga yang harmonis.

“Anggota Bhayangkari harus mampu mendukung tugas para suaminya dalam mengemban tugas untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, selain sejumlah pengarahan Kapolsek Watulimo juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan olah Bhayangkari Ranting Watulimo sebagai Juara I lomba memasak dan menghias tumpeng HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Polres Trenggalek.

Selanjutnya Kapolsek bersama Koptan Pertamina juga menyampaikan sosialisasi tentang tata cara penggunaan gas elpiji yang baik dan benar serta aman.

“Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut kepada anggota kami, dapat mencegah serta meminimalisir terjadinya bencana akibat dari gas elpiji khususnya di lingkup keluarga anggota kami,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.