Polres Trenggalek Akan Gelar Operasi Zebra Semeru 2022 Selama 14 Hari

oleh -74 Dilihat

Polres Trenggalek – Beberapa waktu kedepan Polres Trenggalek beserta seluruh jajaran dan perkuatannya, didukung instansi terkait lainnya akan menyelenggarakan operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi `Zebra Semeru 2022`.

Untuk memastikan persiapan dan kesiapan, Polres Trenggalek menggelar Latihan Pra Operasi atau Latpraops yang dipimpin langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., dan diikuti oleh segenap perwira dan bintara yang terlibat operasi Zebra Semeru 2022. Jumat, (30/11).

“Operasi ini digelar dalam bentuk Harkamtibmas bidang  lantas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum  secara elektronik/teguran simpatik dalam  rangka meningkatkan simpati masyarakat  terhadap Polri dengan  tetap menerapkan prokes covid 19 menjelang peringatan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.” Jelas AKBP Alith.

AKBP Alith menerangkan, dalam operasi yang dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 3 sampai dengan 16 Oktober 2022 tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyrakat dalam  berlalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan angka fatalitas laka lantas serta memperlancar arus lalu lintas dan memutus rantai penyebaran covid 19.

Sementara itu, Kabagops Polres Trenggalek AKP Jimmy Heryanto Hasiholan, S.H., S.I.K. selaku Karendalops Operasi Zebra Semeru 2022 mengatakan, dalam operasi ini melibatkan sedikitnya 60 personel lintas fungsi Kepolisian.

“Ada lima Satgas yakni Satgas Lidik, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum dan Satgas Banops” Ujar AKP Jimmy

Sedangkan Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Meita Anisa S, S.I.K., M.H., M.Si., selaku Kasatgas Gakkum menuturkan, beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan antara lain pengemudi yang menggunakan handphone, melawan arus dan sepeda motor berboncengan lebih dari satu

“Disamping itu, prioritas lainnya adalah pelanggaran seperti tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, pengemudi yang mengkonsumsi Narkoba/Miras serta melebihi batas kecepatan yang ditentukan. Termasuk kendaraan yang tidak laik jalan dan tidak sesuai spektek.” Ucap AKP Meita.

Dengan dedikasi dan integritas yang dimiliki oleh setiap personel yang telah ditunjuk, pihaknya berharap operasi ini benar-benar mampu meningkatkan Kamseltibcarlantas dan menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Trenggalek.