Mojo Batik Festival 2022 Berjalan Aman dan Lancar, Inilah Rekayasa Jalan dari Polisi

oleh -16 Dilihat

jatimbangkit.com, Mojokerto Kota – Demi kelancaran dan ketertiban event Mojo Batik Festival (MBF) yang digelar oleh Pemkot Mojokerto, Satlantas Polresta Mojokerto Polda Jatim melakukan rekayasa Jalan.

Mojo Batik Festival (MBF) yang dilaksanakan kemarin hari Senin, Satlantas Polresta Mojokerto mengeluarkan rilis resmi rekayasa jalan dan dipublikasikan Humas Polresta Mojokerto, media dan influencer

Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria melalui Kasi Humas IPTU MK Umam, mengatakan kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat untuk memberikan pelayanan dan pengamanan

“Himbauan berupa Flyer ini memberikan infromasi rencana penutupan jalan dimulai pada hari Minggu 4 Desember 2022, pukul 09.00 WIB sampai dengan Senin 5 Desember 2022, pukul 23.59 WIB,” ucap Kasi Humas IPTU MK Umam

Event MBF menyajikan catwalk dengan  menampilkan busana batik Kota Mojokerto karya desainer lokal, nasional dan internasional. Sepanjang 300 meter mulai dari depan Kantor Pemkot hingga depan Kolam Renang Sekarsari.

Event ini sekaligus menjadi ajang promosi produksi batik Kota Mojokerto. Karena dalam event ini akan dihadiri banyak pegiat fashion maupun penyuka batik dari berbagai daerah.

Tadi malam puncak MBF 2022, Pemkot juga menggandeng dua desainer kondang yang telah melejit namanya di kancah nasional dan internasional. Yakni, Emran Nawawi dan Susan Budihardjo.

“Berikut titik penutupan jalan, diantaranya pada Simpang Empunala yang mengarah ke selatan/Kantor Pemkot Mojokerto, Simpang Cokro Aminoto yang mengarah ke timur/Kantor Pemkot Mojokerto, dan Simpang Benteng Pancasila yang mengarah ke utara/Kantor Pemkot Mojokerto,” Sebut IPTU MK Umam

Tujuan event MBF ini bagi para pelaku UKM dan desainer Kota Mojokerto, melalui MBF diharapkan dapat meningkatkan dan menumbuhkan kreativitas khususnya para milenial di Kota Mojokerto

“Alhamdulillah rekan-rekan, kegiatan event MBF berjalan aman dan lancar, ini merupakan berkat dukungan warga Mojokerto dan para pelaku UMKM serta desainer Kota Mojokerto, yang ingin membangkitkan kreativitas khususnya para milenial.” Pungkas IPTU MK Umam (MK)