JatimTerkini.com
Headline JTJatimPendidikanSurabayaTerkini

Mahasiswa KKN UPN Veteran perkenalkan teknologi digital pada anak-anak Panti Asuhan Al Mu’min

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur saat berfoto bersama anak-anak Panti Asuhan Al Mu’min Surabaya. Foto: ist

JATIMTERKINI.COM: Perkembangan teknologi yang begitu pesat, membuat para mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, tergerak untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada anak-anak panti asuhan.

Pengenalan teknologi digital itu diberikan oleh mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur ketika melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Panti Asuhan Al Mu’min, Lidah Kulon, Surabaya. Dengan harapan, anak-anak panti asuhan dapat mengenal dan memahami teknologi digital yang kian berkembang pesat.

Menurut RM Mohd Pujangga Kharisma Putra, Ketua Pelaksana KKN Kelompok 22 Program Studi Sistem Informasi, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas KKN yang mereka lakukan. Sehingga, anak-anak yang berada di panti asuhan nantinya juga dapat memahami perkembangan teknologi selama ini.

“Kegiatan ini dalam upaya memberikan akses dan pemahaman mengenai teknologi kepada anak-anak panti asuhan. Dan, acara sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan dunia digital telah diselenggarakan di Panti Asuhan Al Mu’min, Lidah Kulon, Surabaya,” tutur Pujangga Kharisma.

Dalam kegiatan itu, anak-anak panti asuhan terlihat sangat antusias mendengarkan setiap pemaparan dari para mahasiswa KKN tentang digitalisasi yang sedang berkembang. Tampak hadir seluruh anak-anak panti asuhan serta para pengurus panti asuhan Al-Mu’min, yang ikut mendampingi mereka.

Para mahasiswa KKN memberikan pengenalan dan pemahaman dasar tentang perangkat elektronik maupun internet. Termasuk, cara memanfaatkan internet untuk hal-hal yang positif. Juga, pemanfaatan internet untuk pengembangan diri, serta pengenalan karir dalam dunia IT (Informasi Teknologi).

Selain pemaparan materi mengenai sosialisasi teknologi, para mahasiswa KKN juga membuat sebuah permainan yang berkaitan dengan materi yang telah diajarkan tersebut. Permainan ini bertujuan agar dapat membahas kembali materi-materi yang disampaikan sebelumnya.

Namun demikian, bentuk permainan tersebut dikemas dengan cara yang menyenangkan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Reisa Permatasari ST MKom, mengatakan bahwa edukasi mengenai teknologi kepada generasi muda sangat penting. Agar anak-anak dari panti asuhan dapat mengerti serta memahami apa dampak negatif dan positif dari sebuah internet. “Dan bagaimana kita bisa memanfaatkan hal tersebut bagi pengembangan diri,” jelas Reisa.

Selain itu, kata Reisa, kegiatan tersebut diharapkan juga dapat membangkitkan minat anak-anak terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga, memberikan bekal untuk menghadapi tantangan di era digital.

Tidak hanya itu, tambah Reisa, kegiatan tersebut juga menjadi contoh bagi panti asuhan lainnya, untuk melibatkan teknologi sebagai bagian dari pembinaan anak-anak.

“Dengan adanya sosialisasi semacam ini, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai teknologi, membuka peluang pendidikan dan pekerjaan di masa depan, serta meningkatkan kemandirian mereka dalam menghadapi perubahan zaman,” tambahnya. (Rudi)