Federasi KontraS : Kalau Memang Benar Kapolda Jatim Ditangkap Terkait Narkoba, Harus Dipecat

oleh -54 Dilihat
Andy Irfan J. SH, Sekretaris Jenderal (sekjen) Federasi KontraS
Surabaya – Kabar penangkapan Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa oleh Divpropam Polri terkait dugaan kasus narkoba memantik reaksi sejumlah pihak salah satunya dari Federasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Federasi KontraS).
“Kalau memang benar Kapolda Jatim ditangkap terkait narkoba, maka dia harus dipecat” tegas Andy Irfan J. SH, Sekretaris Jenderal (sekjen) Federasi KontraS, Jumat (14/10/2022) ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya.
Andi menambahkan, maraknya kasus-kasus yang akhir-akhir ini menjerat oknum Polri yang notabene sebagai penegak hukum menunjukkan perilaku yang buruk dari aparat kepolisian.
“Reformasi di institusi Polri, memang memiliki hambatan besar, yaitu profesionalisme para personel Polri dari bawah hingga atas yang masih sangat buruk” tandasnya.
Andi berharap, Kapolri harus komitmen dan tegas untuk bersih-bersih memberangus oknum-oknum Polri yang tidak profesional.
“Ya memang ini momentum bersih-bersih. Mulai dari kasus Sambo hingga kasus Kanjuruhan. Itu semua mengkonfirmasi bahwa Polri dipimpin oleh orang-orang yan tidak layak dan tidak profesional” pungkas Andi.
Sebagaimana diketahui, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa, yang baru ditunjuk Kapolri menggantikan Irjen Pol Nico Afinta, dikabarkan ditangkap terkait dugaan kasus narkoba, Jumat (14/10/2022).
Irjen Teddy Minahasa baru saja ditunjuk Kapolri sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nico Afinta. Dia sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Teddy Minahasa ditetapkan sebagai Kapolda Jatim berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2134 IX/KEP/2022 untuk menggantikan Irjen Pol Nico Afinta sebagai buntut dari kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu 1 Oktober lalu.