
JATIMTERKINI.COM: HUT Kemerdekaan RI ke 79 di IKN (Ibu Kota Nusantara) yang digelar Istana Kepresidenan Jakarta melalui Kementerian Sekretariat Negara menelan biaya yang sangat fantastis.
Untuk menggelar perayaan peringatan Kemerdekaan RI tersebut pihak Istana mengambil jasa Professional Conference Organizer (PCO) melalui lelang.
Namun, dari 36 perusahaan, hanya dua perusahaan yang bisa masuk final, hingga mengajukan harga penawaran. Ini mendapat sorotan tajam dari Center For Budget Analisis (CBA). Pasalnya, kedua perusahaan tersebut dianggap tidak ada yang menang.
Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi mengatakan, melansir dari laman lelang yang diselenggarakan pihak Istana Presiden, dua perusahaan disebutkan tidak menang atau kalah.
“Dan dua perusahaan ini seperti bisa masuk sebagai pemenang, dan sama sama penyelenggara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Tahun 2024,” jelas Uchok dalam keterangannya kepada awak media.
Kedua perusahaan itu adalah PT Royalindo Expoduta dengan mengajukan penawaran sebesar Rp 152.607.340.664 dan PT Pactoconvex Niagatama dengan mengajukan harga penawaran sebesar Rp 158.855.625.307.
“Dan yang jelas, pagu anggaran yang direbutkan antara dua perusahaan ini sebesar Rp 161.294.395.000. Dan Pagu anggaran untuk Penyelenggaraan Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Tahun 2024 habis seperti kentut. Rasanya bau buat rakyat kecil tapi begitu nikmat buat para pejabat negara,” tandas Uchok.
Dikatakan Uchok, pihaknya sebenarnya tidak mempermasalahkan negara atau rezim Jokowi mengeluarkan anggaran buat kemerdekaan Republik Indonesia. Namun pihaknya meminta agar anggaran yang notabene dari pajak rakyat tersebut jangan dihabiskan hanya buat seremonial di IKN.
“Acara Penyelenggaraan Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Tahun 2024 di IKN seperti hanya acara camping, tapi bisa menghabiskan pagu anggaran sekitar Rp 161 miliar. Kalau kata Kementerian Keuangan sudah menghabiskan sebesar Rp 87 miliar buat acara kegiatan perayaan 17-an Agustusan di IKN,” tambahnya. (Red)

