
Surabaya-JATIMTERKINI.COM: Dengan dikawal Wakil Walikota Surabaya, Armuji, puluhan korban jual beli rumah Cessie melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan ke Polda Jatim, Kamis (20/11/2025).
Armuji datang ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jatim bersama puluhan korban yang didampingi kuasa hukumnya. Mereka melaporkan PT DP dan seorang diduga pelaku berinisial DN.
“Jadi, tujuan kita ke sini yaitu memenuhi tantangan Desi. Di mana mereka yang mempunyai PT Bamboosea yang bergerak di bidang penjualan rumah cessie,” jelas Armuji pada awak media di Gedung SPKT Polda Jatim.
Dikatakan Armuji, bahwa korban dari terlapor cukup ternyata cukup banyak. Bahkan kerugian yang dialami korban hingga miliaran rupiah.
“Korbannya banyak warga Kota Surabaya dengan kerugian miliaran rupiah,” tandas Armuji.
Dari keterangan para korban, ungkap Armuji, bahwa terlapor mengaku jika tak pernah takut polisi. Hal inilah yang membuat Armuji marah.
“Jare Arek Suroboyo yo dipayu (kata anak Surabaya ya saya dibeli),” terang Armuji.
Dengan adanya laporan itu, Armuji berharap, pendampingannya kali ini membuat terlapor segera diproses hukum. “Kalau bisa langsung DPO atau tersangka. Karena dia (DN) sudah merugikan banyak orang tidak punya. Bahkan sampai ada yang sakit stroke dan meninggal,” paparnya.
Diketahui, PT BP dikaitkan kasus dugaan penipuan jual beli rumah cessie di Surabaya. Dengan puluhan korban yang mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
Dalam kasus ini, ada seseorang berinisial DN melibatkan menawarkan rumah dengan harga murah, namun banyak korban tidak kunjung menerima sertifikat rumah yang sah karena rumah tersebut masih dijaminkan ke bank.(red)

