
Jakarta-JATIMTERKINI.COM: Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus tewasnya prajurit TNI, yaitu Prada Lucky Chepril Saputra Namo atau Prada Lucky. Ia diduga menjadi korban kekerasan oleh para seniornya.
Seperti diketahui, Prada Lucky ditemukan tewas dengan luka sayat, lebam, dan bekas sundutan rokok di punggung. Sebanyak 4 prajurit TNI ditetapkan sebagai tersangka, sementara 16 prajurit lainnya masih diperiksa.
Puan menilai langkah penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan aparat patut diapresiasi, termasuk penetapan 4 tersangka yang kini tengah diproses hukum. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara adil dan transparan.
Puan menegaskan pentingnya pemberian hukuman yang memberikan efek jera serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan mekanisme di institusi TNI agar tidak ada lagi praktik kekerasan serupa.
“Ya hal tersebut tentu saja jangan sampai terulang lagi. Bahwa hubungan antara senior dan junior jangan kemudian didasarkan oleh tindak atau perilaku kekerasan. Namun bagaimana saling hormat dan menghormati, saling menghargai dan menghargai” tambah Puan. (dks)

