JatimTerkini.com
Headline JTJatimSurabayaTerkini

Gandeng Ubaya dan Didukung Google, MAFINDO Gelar Akademi Digital Lansia

Kegiatan Akademi Digital Lansia yang menggandeng Ubaya dan Google. Foto: ist

Surabaya-JATIMTERKINI.COM: Berkolaborasi dengan Center for Aging Wellness Universitas Surabaya (Ubaya), MAFINDO Sidoarjo menggelar Akademi Digital Lansia bagi 50 pra lansia dan lansia. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Serba Guna Fakultas Psikologi Ubaya.

Kegiatan yang mengusung tema LANSIA BERBUDI (Lansia Bersama Bugar Digital) adalah salah satu program Tular Nalar. Yakni, pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung oleh Google.org.

Pelatihan Akademi Digital Lansia (ADL) adalah kelas pembelajaran yang dikhususkan untuk warga lansia dan pra-lansia. Materi dalam pelatihan ini bertujuan membekali kaum lansia dalam menavigasi informasi dengan berpikir kritis dan bijak di ruang digital. Harapannya, Upaya ini dapat menjembatani kesenjangan dan tantangan yang kerap dihadapi generasi lansia dalam memanfaatkan teknologi.

Kegiatan ini sejalan dengan Upaya dari Ubaya dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia di perkotaan atau urban melalui Center for Aging Wellness yang baru diresmikan. IKA Ubaya melalui Komisariat Fakultas Psikologi sebagai pelaksana dan didukung oleh Perhimpunan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Surabaya berupaya untuk turut serta memperkuat dampak upaya tersebut dengan berkolaborasi dengan MAFINDO Sidoarjo melalui program Akademi Digital Lansia.

Kegiatan yang dibagi dalam tiga segmen meliputi pencegahan penipuan online dengan metode WAKUNCAR (Waspada-Kunjungi-Cari) di segmen pertama. Segmen kedua, membahas tentang etika berselancar di dunia digital serta menjadi bugar menginderaan hoaks menjadi topik diskusi di segmen tiga.

“Lansia termasuk dalam kelompok rentan terhadap ekses negatif dunia digital. Sebagian mereka gagal melindungi perangkat, data pribadi, dan privasi karena memang tidak memiliki kemampuan dan tidak ada pendampingan atau menjangkau mereka untuk meningkatkan kapasitasnya. Ancaman penipuan, hoaks, dan hasutan kebencian juga ada di hadapan mereka. Pelatihan ini hadir untuk membantu mereka lebih cakap dan aman ketika hadir di dunia digital,” tutur Inayah Sri Wardhani, S.Psi, Korwil Mafindo Sidoarjo.

Sedangkan dr. Astrid Pratidina Susilo, Sp.An-TI, PhD, Ketua Center for Aging Wellness (CAW) menyampaikan, bahwa CAW hadir berfokus pada kesejahteraan lansia yang salah satunya sebagai pusat informasi dan edukasi. Kegiatan tersebut adalah bentuk edukasi literasi digital agar lansia bisa mandiri dan aman berada di dunia internet.

“Saya mendapat ilmu bagaimana kita dapat memilah informasi dengan melakukan check dan recheck terlebih dahulu agar tidak mudah termakan oleh isu, gosip dan lain-lain. Kita harus berpikir seribu kali ketika akan membagikan informasi dengan mengecek kebenarannya bukan terjebak pada keinginan membagikan cepat atau menjadi orang yang pertama kali menyebarkan. Jangan sampai informasi yang kita sebarkan ternyata salah dan seluruh Indonesia menerima kesalahan kita,” tambah Vincentia Diana, salah satu peserta terbaik.

Kegiatan menjadi sangat meriah ketika di segmen empat para peserta diajak untuk Senam Gadget bersama. Mereka sangat antusias mengikuti gerakan sederhana yang membuat gelak tawa, sehingga membuat jiwa dan raga berbahagia.

Diketahui, MAFINDO memiliki 20 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan mencakup berbagai bidang, namun tidak terbatas pada pencegahan hoax, hoax busting, edukasi publik, seminar, lokakarya, advokasi, pengembangan teknologi anti-hoax, penelitian, dan keterlibatan sosial di tingkat akar rumput. (rud)