
Gresik-JATIMTERKINI.COM: KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kelas II Gresik kembali menerima penghargaan NLE dari Dirjen Bea Cukai. Penghargaan tersebut merupakan kali kedua yang diterima sejak tahun 2023 lalu.
Penghargaan National Logistics Ecosystem (NLE) ini diterima oleh Kepala KSOP Kelas II Gresik, Hotman Siagian, yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Agus Nasrullah, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Devry Andrey, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Capt Moch Firmawan, usai penutupan Posko Nataru Pelabuhan Gresik 2024/2025.
Penghargaan tersebut sekaligus sebagai bukti nyata sinergitas dan kolaborasi yang solid antar Instansi/stakeholder terkait di Pelabuhan Gresik.
Dikatakan Hotman, pencapaian ini dapat diraih adalah atas bimbingan dan arahan tugas dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan serta dukungan penuh Kariawan dan kariawati KSOP Kelas II Gresik.
“Penghargaan ini diberikan atas dasar kolaborasi dan partisipasi aktif KSOP Kelas II Gresik dalam pencapaian tugas serta mendukung program National Logistics Ecosystem (NLE) secara nasional. Program National
Logistics Ecosystem (NLE) dirancang sebagai solusi integratif untuk menyederhanakan proses perizinan dan memastikan kelancaran arus barang,” ujarnya.

Program Ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen international sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang, berorientasi pada kerja sama antar instansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran
data, simplifikasi proses, penghapusan repetisi dan duplikasi, serta di dukung oleh sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik terkait. Juga, menghubungkan sistem
logistik yang telah ada.
KSOP Kelas II Gresik mendukung sepenuhnya program National Logistics Ecosystem (NLE) karena program ini dapat menciptakan keteraturan pada bidang logistik. Sehingga, kegiatan ekosistem logistik mempercepat pergerakan barang di pelabuhan. Selain itu, NLE juga memberikan kepastian hukum dan transparansi dalam setiap tahap pengurusan perizinan.
“Ini sebagai wujud nyata, sinergitas kita serta seluruh pemangku kepentingan terkait yang ada di Pelabuhan Gresik. Dan, penilaian berdasarkan Stranas PK dari 26 Pelabuhan. Kita selama 2 tahun berturut-turut mendapatkan raport hijau,” jelas Hotman.
Selain itu, Hotman juga memaparkan, bahwa pada 12 Juni 2023, KSOP Gresik menandatangani deklarasi bersama percepatan implementasi nasional logistik ekosistem atau NLE bersama dua bupati. Yaitu, Bupati Gresik dan Bupati Lamongan. “Dengan juga Kantor Bea Cukai dan para stakeholder, baik operator maupun regulator,” tambahnya. (Rud)

