Sambut PTM 100 Persen, Warga Surabaya Diingatkan Tak Lengah Prokes

oleh -19 Dilihat
Suasana Pembelajaran Tatap Muka/PTM di salah satu SMP di Surabaya. (foto/bambang)

Surabaya, (jatimterkini.com) – Kabar gembira bagi para pelajar di Surabaya. Rencananya, kota ini akan memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka/PTM 100 persen. Artinya, seluruh sekolah akan mulai masuk secara normal.

Namun, warga diingatkan tidak lengah dengan protokol Kesehatan/prokes. Terutama, menjaga anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah. Rencana PTM 100 persen di Surabaya menyusul capaian vaksinasi hingga 100 persen dan lansia mencapai 94 persen.

Sehingga, Kota Pahlawan ini masuk level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM. Surabaya, juga dinilai cepat menangani pandemi. “Tenaga ahli Kemenkes sudah ke Surabaya. Salah satunya, membahas PTM 100 persen,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (17/11).

Keberhasilan Surabaya menangani pandemi, membuat pemerintah pusat ingin menjadikannya acuan nasional PTM 100 persen. Kota ini dinilai paling siap. “Kota Surabaya dijadikan acuan. Karena, selama ini asesmennya, cek lapangan, setelah itu melakukan (surveilans) 10 persen di sekolah, ternyata Surabaya yang paling siap,” ujarnya.

Rencananya, Surabaya akan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain dalam penanganan Covid dan PTM 100 persen. Pihaknya berharap, PTM bisa segera berjalan di Surabaya. Sebab, ketika para pelajar hanya mengikuti pendidikan daring, cukup menyulitkan memahami pelajaran.

“Yang terpenting, ketika PTM harus ada izin dari orang tua,” jelas Eri. Sejatinya, penularan Covid tidak hanya di sekolah. Jika di rumah, anak-anak lengah disiplin prokes, bisa berpotensi tertular. Wali Kota mengajak warga Surabaya saling menjaga diri.

Terutama, disiplin prokes dimanapun. “Dengan gotong rotong, Insya Allah pandemi Covid bisa kita lewati,” pungkasnya. (bambang wiliarto)