MALANG – Gadis Asal Malang Siswi Kelas 3 SD Unggulan Al Ya’lu Kota Malang, Kinaranindya Zelena Putri Utama akhirnya terpilih menyandang gelar Wakil 4 Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang dalam ajang Pemilihan Grand Final Pandu dan Puspa Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang 2024, Minggu, 8 Desember 2024 di Hi5five Lounge Kota Malang.
“Alhamdulillah, Kinara mendapat gelar Wakil 4 Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang, dari 29 peserta dipilih 6 pasangan, 6 pandu dan 6 puspa,” ujar Diana, ibunda Kinara ketika dihubungi, Senin (9/12/2024).
Pemilihan Grand Final Pandu dan Puspa Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang 2024 menurut Diana melalui proses yang panjang. Selain karantina, pada Grand Final tersebut para peserta juga diuji kemampuannya oleh dewan juri.
“Dari acara ini ada sesi Q n A (pertanyaan dewan juri) dan sesi promosi kebudayaan Kota Malang yang setiap pertanyaan ada durasi waktunya,” ungkap Diana.
Selain itu Diana menyampaikan dengan menyandang gelar ini sebagai orang tua dirinya bakal ekstra mendampingi Kinara untuk melakukan tugasnya sebagai Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang.
“Akan mengabdi dan bertugas satu tahun ke depan sebagai Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang yang siap dan selalu melestarikan serta mempromosikan kebudayaan Kota malang,” ulasnya.
Diana bercerita, dalam Pemilihan Grand Final Pandu dan Puspa Duta Kebudayaan Cilik Kota Malang 2024, Kinara telah menjalani proses karantina Pertama dan Kedua.
“Iya Kinara sudah melalui karantina Pertama yang diisi adu bakat dan wawancara, dimana Kinara menampilkan tarian kreasi, tari tradisional yang di gabung dengan dance Kpop sedangkan karantina Kedua, Kinara berkeliling kota Malang dan mengikuti materi-materi,” papar Diana.
Dalam ajang ini Diana berharap sebagai orang tua agar Kinara sebagai generasi muda asli kota Malang ini bisa menjadi contoh ke anak-anak lainnya untuk lebih mencintai dan bisa melestarikan budaya Malang agar bisa lebih dikenal di nasional maupun internasional.
“Kedepannya agar generasi muda umumnya anak-anak bisa mengetahui dan memahami budaya ataupun pariwisata Indonesia yang beraneka ragam, khususnya di Malang,”pungkas Diana.

