
JATIMTERKINI.COM: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, akhirnya ditunjuk sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, pasangan Capres Prabowo-Gibran.
Namun, dengan munculnya Khofifah, dipastikan suara NU (Nahdlatul Ulama) di Jawa Timur akan ‘pecah’. Pasalnya, Cawapres Mahfud MD juga punya basis massa yang cukup besar di NU.
Sementara, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, Ketua TKD bakal menjadi koordinator pemenangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Provinsi Jawa Timur. Dia mengungkapkan, pihaknya menunjuk Khofifah Indar Parawansa karena punya kapasitas dan kapabilitas serta massa yang cukup besar. Sehingga memudahkan Prabowo-Gibran untuk menang di Provinsi Jawa Timur. “Nanti (TKD) ada Bu Khofifah di Jawa Timur ya,” jelas Airlangga di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.
Dikatakan Airlangga, alasan nama Khofifah belum masuk ke dalam struktur resmi lantaran Khofifah Indar Parawansa masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. “Kalau Bu Khofifah sudah pasti ikut dan masuk tim pemenangan di Jawa Timur ya. Jadi tanpa posisi resmi pasti bisa memenangkan wilayah Jawa Timur ya,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) telah menunjuk beberapa nama untuk menjadi TKD di wilayah Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil, Sumatera Selatan yaitu Mawardi Yahya dan TKD Banten yaitu Airin Rachmi Diany. Nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga santer disebut akan merapat ke dalam tim pemenangan Prabowo Gibran.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mengatakan, Gerindra Jawa Barat secara intens terus menjalin komunikasi dengan Susi Pudjiastuti. Terlebih, Susi merupakan tokoh Pangandaran, Jawa Barat. “TKD (Tim Kampanye Daerah) Jawa Barat bagus sekali hubungannya dengan Bu Susi. Kalau feeling (perasaan) kami sih, ya tinggal nunggu waktu saja Bu Susi merapat ke kami secara resmi,” tambah Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. (Rudi/*)

