
Sidoarjo-JATIMTERKINI.COM: Komunitas Angonponik, mitra Mafindo Sidoarjo melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial “AI Goes To School”. Yaitu, sebuah program unggulan dari Mafindo yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan.
Program ini didukung oleh mitra strategis, seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB). Selain itu, bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang efektif di setiap wilayah.
Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami Teknologi Kecerdasan Artifisial (KA), Etika dalam pemanfaatan KA, Manajemen Prompt, Pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, Pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas, serta Pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan Administrasi. Program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Bertempat di SMP 10 Nopember Sidoarjo pelatihan ini diikuti oleh 66 orang guru dari unit kerja sekolah dasar (SD) hingga SMA/SMK. Dipandu oleh dua orang trainer, yang masing-masing memaparkan tiga modul dan didampingi oleh empat asisten trainer saat praktek langsung melalui LMS.

Laurensius Raka selaku Trainer mengatakan, bahwa setelah pelatihan para peserta melanjutkan proses pembelajaran secara daring melalui LMS Mafindo Institute dengan pendampingan intensif selama dua pekan. “Para trainer dan asisten trainer berkomitmen untuk mendampingi peserta jika mengalami kendala dalam pembelajaran mandiri hingga menyelesaikan tugas dan mendapatkan sertifikat,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pelatihan tersebut juga untuk menguji penggunaan AI untuk pembelajaran digital. “Pelatihan ini bertujuan menguji kemudahan penggunaan modul AI dan menilai fungsionalitas LMS untuk pembelajaran digital. Kami menjaring masukan langsung dari para guru sebagai pengguna awal untuk kebutuhan evaluasi”, tambah Inayah Sri Wardhani, Korwil Mafindo Sidoarjo.
Dalam kegiatan itu, para peserta sangat antusias walaupun pelatihan berdurasi enam jam. Karena, dikemas dengan baik dan materi disampaikan dengan lugas serta sederhana. Trainer menyuguhkan contoh-contoh pemanfaatan AI untuk mempermudah pembuatan modul ajar dan media edukasi. Di sela kegiatan diselingi dengan ice breaking yang menyenangkan ditambah dengan dooprize berupa e-money.
“Kelas ini sangat menyenangkan dan merasa terbantu oleh Tim Mafindo yang menyajikan materi AI dengan baik. Saya dan rekan guru lainnya sangat terbantu memahami teknologi terbaru khususnya AI yang sangat berguna bagi kami mempersiapkan materi belajar mengajar termasuk adiministrasinya,” terang Gelora Wahyu Wiratama, Guru BK SMP Spuber.
AI Goes To School adalah program pelatihan yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini dirancang untuk membantu guru memahami dan mengintegrasikan KA ke dalam pembelajaran sehari-hari. Sehingga mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa.
Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org , AVPN , dan Asian Development Bank (ADB) , serta melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan implementasi di seluruh wilayah Indonesia. (red)

