
Surabaya-JATIMTERKINI.COM: Di tengah dominasi Pengkot Perbakin Surabaya yang keluar sebagai juara umum Kejuaraan Menembak Piala Ketua Perbakin Jawa Timur 2026, sorotan justru tertuju pada dua atlet belia asal Sidoarjo yang mencuri panggung.
Adalah Caterine Kuinamora (11) dan Tectona Grandis (13), dua atlet cilik Kota Udang yang berhasil memboyong medali di ajang bergengsi yang digelar di Lapangan Tembak Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada 8-9 Agustus 2026. Kompetisi ini diikuti 246 atlet dari berbagai pengkab/pengkot se-Jawa Timur.
Caterine menjadi buah bibir. Siswi kelas 5 SD ini tampil tenang di tengah kepungan atlet senior dan berhasil merebut medali perak. Sebuah capaian yang tidak disangka mengingat usianya yang paling muda di kategori yang diikutinya.
“Ya senang, bangga. Saya ingin menjadi juara satu dan ke jenjang nasional,” ucap Caterine malu-malu saat ditemui usai pertandingan.
Tak kalah membanggakan, Tectona Grandis yang baru duduk di bangku kelas 1 SMP juga naik podium dengan medali perunggu. Keduanya menunjukkan ketenangan dan fokus luar biasa, dua modal utama di olahraga menembak yang menuntut konsentrasi tinggi.
Fenomena atlet cilik berprestasi ini menjadi sinyal positif bagi proses regenerasi menembak Jatim yang selama ini menjadi pekerjaan rumah.

Ketua Pengkab Perbakin Sidoarjo yang juga Ketua Panitia Piala Ketua Perbakin Jatim 2026, Dr. (C) Agung Silo Widodo Basuki, SH., MH., menyebut keberhasilan Caterine dan Tectona adalah buah dari pembinaan berkelanjutan dan semangat bangkit yang digaungkan kontingen Sidoarjo.
“Ini bukti tekad dan disiplin latihan. Dengan motto ‘Bangkit dan Juara’, kami tidak hanya mengejar medali hari ini, tapi menyiapkan atlet untuk PON XXII 2028,” tegas Agung.
Hal senada disampaikan Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim, Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. Menurutnya, esensi kejuaraan ini bukan sekadar siapa yang menjadi juara umum.
“Alhamdulillah, kegiatan lancar dan aman. Keberhasilan bukan hanya tentang medali juara, melainkan bagaimana kita mampu melahirkan atlet-atlet berbakat secara berkelanjutan,” ujar Wibisono.

Ia menegaskan Perbakin Jatim harus menjadi rumah besar bagi semua atlet tanpa pandang bulu. Target besarnya adalah mencetak juara yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Kisah Caterine dan Tectona pun menjadi bukti, masa depan menembak Jawa Timur ada di tangan yang tepat. (red)

