JatimTerkini.com
-->
Kediri Raya

Pasien Covid 19 yang Tengah Menjalani Isoman di Pindahkan ke Isoter

Polres Trenggalek – Sejumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah mulai dipindahkan ke layanan isolasi terpusat (isoter). Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga pasien.

Pemindahan pasien Covid 19 yang tengah menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) ke tempat Isolasi Terpusat (Isoter) yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Tim Medis dari Puskesmas Suruh yang didampingi oleh Satgas Desa Nglebo dan Bhabinkantibmas Desa Nglebo Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Endro TS serta Babinsa Desa Nglebo Sertu Purwito bertempat di Desa Nglebo Kecamatan Suruh. Sabtu (20/08)

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H mengatakan, bahwa pihaknya bersama dengan Posramil Suruh serta Tim Medis dari Puskesmas Suruh telah memindahkan sebelas pasien isoman yang ada diwilayah Kecamatan Suruh menuju isoter milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

“Untuk saat ini memang tempat Isoter yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mencukupi untuk menampung pasien Covid 19,” kata Kapolsek Suruh AKP Mujiata

Masih menurut Kapolsek Suruh, pemindahan pasien isoman ke layanan isoter dilatarbelakangi keinginan untuk mencegah dan mengurangi penyebaran Covid 19 dan hal ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan yang menyampaikan bahwa langkah isoter sangat penting dilakukan di daerah serta jika ada masyarakat yang terpapar Covid-19, maka diharapkan bisa segera dibawa ke isoter dan juga pemindahan ini sesuai dengan Instruksi dari Pemerintah pusat yang meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera memindahkan pasien isoman ke isoter dalam waktu dua pekan.

“Untuk menindak lanjuti instruksi tersebut kami bersama instansi terkait diwilayah Kecamatan Suruh, melaksanakan pemindahan pasien isoman ke isoter secara persuasif dengan komunikasi yang baik, kemudian juga akan dilaksanakan secara terus menerus dan bertahap,” jelas AKP Mujiata.

Hal terpenting, ucap Kapolsek Suruh Polres Trenggalek, pemerintah harus dapat meyakinkan pasien bahwa berada di isoter itu lebih baik daripada isoman. Pasien isoman akan lebih terpantau kondisi kesehatannya jika berada di isoter dan ini dikarena ada nakes yang standby selama 24 jam untuk memantau kondisi pasien

“Di sini ada dokternya, ada makannya, ada obatnya, pengecekannya, ada semua dan tidak menularkan ke keluarga kita,” tegas Kapolsek Suruh

“Kalau Isoman di rumah obatnya belum tentu ada, dokter enggak ada, Nakes ndak ada, ngurus saturasi oksigen tidak ada, oksigen sendiri kalau diperlukan tidak ada dan kalau di Isoter semua ada,” Pungkas AKP Mujiata, S.H

Sumber : Polres Trenggalek


Related posts

Putus Rantai Penyebaran Covid-19,Polsek Prajurit Kulon Gencarkan Ops Yustisi

Rutinkan Ops Yustisi, Tanamkan Kepatuhan Prokes kepada Masyarakat

Adhis

Tanggap dan Sigap, Polsek Watulimo bersama Petugas Gabungan Tangani ODGJ

Adhis