JatimTerkini.com
Trenggalek

Kolaborasi Bersama RS Bhayangkara Tulungagung, Polres Trenggalek Gelar Sosialisasi Penyakit Degeneratif

Polres Trenggalek – Sebagai anggota Polri yang memiliki mobilitas cukup tinggi, dituntut memiliki fisik prima dan tubuh yang benar-benar sehat. Hal ini tak lepas dari tugas anggota Polri yang tidak hanya duduk dibelakang meja tetapi lebih banyak beraktivitas diluar kantor.

Guna menjaga kesehatan personel agar senantiasa budar, jajaran Kepolisian kerap menggelar berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan maupun sosialisasi tentang pola hidup sehat bagi seluruh anggotanya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Polres Trenggalek ini. Bekerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung menggelar sosialisasi penyakit degeneratif kepada peserta apel pagi di halaman Mapolres. Kamis, (25/5).

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K. melalui Kasidokkes Aiptu Lukman Hari, A.Md.Kep. mengungkapkan sosialisasi yang dipimpin langsung oleh dr. Yuyun ini digelar untuk mengenalkan, mencegah dan mengurangi faktor risiko penyakit degeneratif yang mungkin dialami oleh anggota.

“Agar lebih memahami apa itu penyakit degeneratif sehingga bisa mencegah lebih dini.” Ujarnya.

Penyekit degeneratif itu sendiri lanjut Aiptu Lukman merupakan keadaan penurunan kesehatan organ atau jaringan. Terjadinya penyakit ini karena perubahan sel-sel tubuh sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi fungsi organ secara keseluruhan.

Di Indonesia, penyakit degeneratif menunjukkan tren peningkatan dari tahun-ketahun, tidak hanya pada lansia tetapi juga pada usia muda akibat pola makan yang tidak sehat, merokok, jarang berolahraga maupun minum-minuman beralkohol.

“Contohnya seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, kanker, stroke, osteoporosis dan lain-lain.” Imbuhnya.

Umumnya sebelum seseorang menderita atau mengalami penyakit generatif, ada suatu gejala yang mengarah kepada penyakit tersebut atau yang lebih dikenal dengan sebutan sindrom metabolik. Seseorang didiagnosis mengalami sindrom metabolic dapat dikenali dari pengecekan kondisi obesitas, trigliserida, kolesterol HDL, hipertensi dan glukosa puasa.

Penyakit degeneratif dapat dicegah dengan merubah gaya hidup dengan melakukan tiga hal penting yakni diet, aktivitas fisik dan merubah kebiasaan. Hal lain yang perlu dilakukan adalah mengatasi obesitas, mengendalikan stress, berolahraga secara teratur dan menerapkan pola makan gizi yang seimbang.

“Selain itu, pemeriksaan kesehatan bagi anggota tetap rutin kita lakukan sehingga lebih mudah mengetahui gejala penyakit degeneratif berikut rekomendasi penanganannya.” Pungkasnya.

Pihaknya berharap dengan sosialisasi ini, seluruh personel Polres Trenggalek lebih waspada dan secara mandiri melakukan pencegahan sehingga tubuh tetap sehat dan dapat berkativitas maksimal dalam menjalankan tugasnya selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Related posts

Polres Trenggalek Kembali Gelar Pengamanan Aksi Damai Tolak Kenaikan Harga BBM

Adhis

Pimpin Latpraops Lilin Semeru 2023, Ini Penekanan Kapolres Trenggalek

Adhis

Lakukan Fogging, Langkah Polres Trenggalek Cegah Demam Berdarah

Adhis