Gelorakan Deklarasi Damai, Aliansi Suporter Bersama Polisi Tolak Provokasi dan Hoax

oleh -21 Dilihat

jatimterkini.com, Mojokerto Kota – Pasca terjadinya tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 132 korban jiwa, Aliansi Suporter Sepak Bola Mojokerto Raya bersama Polresta Mojokerto menggelar aksi deklarasi damai di Lapangan Panggreman, Kota Mojokerto untuk menjaga kerukunan antar elemen dengan tidak mudah terpancing pemberitaan yang dapat memprovokasi serta mengandung hoax, Kamis (13/10/2022).

Aksi deklarasi damai ini dihadiri oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, S.H S.I.K M.T yang diwakili oleh Wakapolresta Mojokerto Kompol Dr. Sarwo Waskito, S.H., S.Sos, M.Hum., MM., didampingi Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasi Humas, KaKesbangpol Kota Mojokerto, Camat Kranggan, dan Lurah Kranggan.

Salah satu perwakilan aliansi suporter sepak bola Kota Mojokerto Mustakim, mengungkapkan, deklarasi damai ini merupakan wujud solidaritas dan komitmen dalam menjunjung kerukunan antarsuporter atas terjadinya tragedi 1 Oktober yang kini tengah diusut Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) besutan presiden.

“Pasca terjadinya tragedi Kanjuruhan, kami aliansi suporter sepak bola Kota Mojokerto bersama-sama menjalin kerukunan dan perdamaian melalui Deklarasi Damai yang kita laksanakan sore hari ini,” Katanya.

Berikut isi deklarasi damai yang digelorakan oleh Aliansi Suporter Sepak Bola Mojokerto Raya dan diikuti serta diserukan para suporter:

“Satu, aliansi suporter sepak bola Mojokerto Raya mendukung dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah memperjuangkan melalui FIFA agar sepak bola tetap eksis di Indonesia; dua, siap menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan sepak bola dan menjaga perdamaian antar suporter; tiga, berkomitmen dalam menjaga keamanan dengan tidak mudah terpancing atau terprovokasi berita-berita hoax yang dapat memperkeruh suasana; empat, bersinergi dalam menjaga keamanan Kota Mojokerto agar selalu aman dan kondusif,” seru Mustakim yang diikuti oleh para suporter dan polisi.

Sedangkan aksi serupa juga dilaksanakan Polres Mojokerto bersama puluhan suporter gabungan yang terdiri dari Aremania (Arema), Bonek (Persebaya Surabaya), dan MP Loyalis 2001 (PS Mojokerto Putra).

“Peristiwa tersebut membuka rasa, batin dan pikiran kami sebagai suporter sepak bola di Indonesia, khususnya aliansi suporter sepak bola Mojokerto Raya untuk bersama-sama menjalin kerukunan dan perdamaian antara suporter dan kepolisian melalui deklarasi damai yang kita laksanakan bersama hari ini,” Ungkap Roby, perwakilan Aremania Mojokerto.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aliansi suporter sepak bola Kota Mojokerto karena sudah menyelenggarakan kegiatan positif yang dapat menciptakan kedamaian di wilayah Kota Mojokerto.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada aliansi suporter sepak bola Kota Mojokerto, dengan terselenggaranya deklarasi damai ini diharapkan menjadi momentum bersatunya insan sepak bola Indonesia sehingga tidak ada lagi perselisihan dan permusuhan di dalam sepak bola khususnya Kota Mojokerto, semoga keamanan dan ketentraman saat berlaga dapat terus terjaga ke depannya,” Ucap IPTU MK Umam. (MK/DLN)