JatimTerkini.com
Surabaya

Waspadai, Dampak Long Covid-19

Surabaya, JatimTerkini

Fenomena Long Covid-19 merupakan gejala bagi penyintas (Pasien yang pernah mengalami dan sembuh, red) Covid -19, seperti demam, kehilangan penciuman dan pengecapan, batuk berkelanjutan, sesak nafas dan nyeri dada.

Dokter Spesialis Paru Siloam Hospitals Surabaya, DR. Dr. Isnin Anang M, Sp.P(K), FCCP, FISR, FAPSR mengatakan, ada beberapa dampak dari Long Covid -19, seperti peradangan jantung, sakit perut, kesemutan, ruam pada kaki, lupa, depresi, sakit kepala, kelelahan, telinga berdengung hingga nyeri otot dan diare. Menurutnya, timbulnya gejala long Covid -19 diakibatkan oleh rusaknya jaringan tubuh oleh virus sehingga terganggunya respon pada imun dan kondisi psikologis.

Dikatakannya, paska infeksi akut dari virus Covid -19, terjadi kerusakan endotel dan inflamasi pada jaringan paru. Umumnya terjadi pada latihan dan riwayat memori traumatis akan penyakit yang berat juga perawatan yang lama di rumah sakit.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tidak semua pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan sembuh dari infeksi Covid-19 akan mengalami gejala-gejala long Covid -19 seperti disebutkan di atas. “Tapi kalau pasien merasa setelah sembuh punya gejala-gejala menetap, maka perlu penanganan komprehensif untuk pasien long Covid -19,” ujarnya.

Meskipun gejala-gejalanya tampak seperti penyakit lain pada umumnya, untuk menegakkan diagnostik dan terapi yang tepat, pasien tetap memerlukan pemeriksaan dan rekomendasi dari dokter penanggung jawabnya. dna