Ternyata Karena Hal inilah, Pria Asal Madura Bunuh Sopir Taksi Yang Diduga Selingkuhan Istrinya

(SIDOARJOterkini) – Terduga pelaku pembunuhan para Hari Sabtu kemarin di Pondok Inap Shofwa Sedati berhasil diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Adalah Masmudi (25) warga asli Bangkalan – Madura, yang saat ini kost di Desa Betro kecamatan Sedati ditangkap tim Satreskrim Polresta Sidoarjo saat hendak bersembunyi di rumah saudaranya di daerah Gedangan Sidoarjo.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris membenarkan, anggotanya telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pembunuhan di Pondok Inap Shofwa tersebut.

“Setelah melakukan penyelidikan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, akhirnya kami berhasil menangkap pelakunya di kawasan Gedangan,” kata Kompol M.Harris di Mapolresta Sidoarjo,  Rabu (3/10/2018).

Ditambahkan M.Harris, dari keterangan pelaku saat di periksa, bahwa pelaku ini melakukan tindak pembunuhan, karena dibakar rasa cemburu terhadap korban yang bernama Andik Wawan Prasetyo (28) warga Desa Pohwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri yang merupakan sopir taksi Prima Trans, yang saat itu mengajak istri pelaku selingkuh di dalam kamar Hotel tersebut.

“Motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku ini, karena pelaku cemburu, dan sakit hati dengan korban,” ucap M.Harris.

Perlu diketahui, kejadian pembunuhan ini, terjadi pada hari sabtu (29/9/2018) malam, dimana saat itu istri pelaku bersama korban hendak check in di Hotel tersebut.  Kemudian tiba-tiba datang pelaku bersama kakaknya (saat ini buron) yang sejak dari rumah ternyata sudah membuntuti keduanya.  Pelaku langsung mengetuk kamar dimana keduanya menginap dan saat pintu terbuka pelaku melakukan penusukan dengan senjata tajam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Meski sempat melawan dan menangkis sabetan senjata tajam pelaku,  namun akhirnya korban tersungkur. Pelakupun melarikan diri bersama istrinya dengan kendaraan honda beat yang dibawanya. Korban yang menderita luka di kepala, perut, tangan kaki ini akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit (cles).

 

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com