JatimTerkini.com
Headline JT Jatim Nasional Surabaya

Silaturahmi ke Kejati, PKS Jatim Siap Bersinergi Jaga Kondusifitas

SURABAYA – DPW PKS Jatim terus menggencarkan silaturahim kebangsaan yang menjadi program DPP PKS. Setelah dari MUI Jatim dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kini PKS Jatim melakukan Silaturahim Kebangsaan dengan Kejaksaan Tinggi Negeri Jawa Timur pada, Jumat (28/5).

Dalam kunjungannya itu, PKS Jatim menyampaikan siap bersama-sama menjaga kondusifitas Jatim dalam penegakan hukum di Jatim. Selain itu, turut mensukseskan pemilu 2024, baik Pileg, Pilpres, maupun Pilkada.

“Kami memohon doa dan restu perjuangan PKS melayani rakyat Jatim dan penegakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Semoga semakin dipercaya rakyat dan lebih optimal dalam melayani dan berkontribusi,” kata Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan.

Pihaknya kemudian meminta masukan dan arahan dari Kajati, program apa yang harus dilaksanakan PKS untuk berkontribusi dalam penegakan hukum di Jatim. “Mohon masukannya Pak Kajati untuk kami agar kami bisa berbenah lebih baik lagi,” katanya.

Karena masa pandemi, kegiatan ini dilakukan dengan melalui protokol kesehatan. “Bagi kami silaturahim itu sangat penting. Kami tetap akan melaksanakan silaturahim meski pandemi, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pria yang disapa Kang Irwan ini memperkenalkan pengurus dan program-program yang terkait. Pada kepengurusan memakai istilah Ketua, Sekretaris, Bendahara, saja. “Dulu ada kata umumnya, sekarang sudah dihilangkan. Kami dibantu oleh 13 Bidang dan 11 Bidang Pembinaan Daerah. Ada Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK), Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos), Bidang Pembangunan Keumatan (BPU), Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO),” jelasnya.

Karena melihat kondisi sosial ekonomi Jatim, dibentuk pula Bidang Tenaga Kerja, Bidang Tani Nelayan, Bidang Pembinaan dan Pengembangan Desa, juga Bidang Ekuintek LH. “Semuanya bertugas melayani rakyat,” ujarnya.

Pihaknya juga membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Gugus Tugas Kebencanaan yang memonitor dan membantu anggota dan warga yang terdampak pandemi dan bencana. Dalam pelaksanaannya juga selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid Pemerintah, PMI dan BPBD. Selain itu, ada juga Bidang Polhukam yang memberikan advokasi kepada permasalahan hukum kepada warga yang membutuhkan pendampingan. “Dalam hal pembinaan wawasan kebangsaan dan wawasan hukum kepada anggota PKS, kami mengharapkan adanya sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Kejati,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kejaksaan Tinggi Jatim, Mohamad Dofir, memperkenalkan timnya yang hadir, antara lain, Wakil Kejaksaan Tinggi Haruna, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Rudi Irmawan, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) M Teguh Darmawan dan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Herry Ahmad Pribadi.

Dhofir memperkenalkan program Jaksa Menyapa. Bentuk kegiatannya, misalnya untuk pencegahan narkoba, Kajati datang ke sekolah, ponpes, dan sebagainya. “Ini upaya preventif mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan tadi,” ujarnya.

Selain itu, Kajati juga menyampaikan program sosial dalam membantu bencana di Jatim serta program penanganan Covid-19 di jajarannya. “Secara prinsip, kami siap membangun sinergisitas dan kolaborasi dengan seluruh unsur termasuk PKS, dalam hal pembinaan wawasan kebangsaan dan wawasan hukum,” katanya.

Dalam pertemuan itu, turut serta, Sekretaris Ahmadi, Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Rahman, Sekretaris Bidang Polhukam Dani Setiawan, Sekretaris bidang Humas Rully Agus Candra, dan Biro Protokoler Bustanul Arifin. (jt12)

Related posts

Sukseskan Layanan 110, Polres Trenggalek Gelar Latihan dan Simulasi

Adhis

Puluhan Warga Tak Pakai Masker Terjaring Tim Covid Hunter Trenggalek

Adhis

Kapolres Trenggalek Buka Tes Kesamaptaan Jasmani Bagi Anggota Polri

Adhis