Sambangi MTsN Model Trenggalek, AKBP Didit BWS : Tanamkan Karakter Kebangsaan Generasi Milenial

Polres Trenggalek – Membentuk karekter generasi muda yang tangguh, berkepribadian dan memiliki jiwa nasionalisme harus ditanamkan sejak usia dini. Ini diperlukan sebagai benteng ditengah pesatnya perkembangan teknologi serta infiltrasi budaya yang demikian masif khususnya melalui internet maupun media sosial.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. saat menjadi pembina upacara di MTsN 1 (Model) Trenggalek. Senin (14/01)

Dihadapan 1.217 pelajar mulai dari kelas 7 hingga 9, AKBP Didit mengatakan, hampir seluruh siswa dipastikan sudah memiliki gadget yang terkoneksi langsung dengan internet. Keberadaan teknologi internet sangat membantu jika digunakan untuk hal-hal positif seperti mencari referensi atau literatur mata pelajaran atau berdiskusi dengan teman sejawat terkait proses pembelajaran disekolah melalui media daring atau media sosial.

Namun dibalik itu semua, internet atau media sosial juga membawa pengaruh negatif bagi penggunanya. Sering kali ditemukan konten-konten negatif seperti pornografi, bullying, Hoax maupun ujaran kebencian.

“Harus bijak menggunakan media sosial. Hindari ikut menyebarluaskan hoax atau berita yang belum tentu kebenarannya, terlebih ujaran kebencian yang dapat memecah belah pertemanan dan persatuan sesama anak bangsa.” Ujar AKBP Didit

Pihaknya mengajak semua siswa dan tenaga pendidik agar bijak bermedia sosial dan mengingatkan bahwa semua memiliki implikasi hukum yang harus dipertanggung jawabkan.

“Jejak digital tidak mudah di hapus, jadi saring seeblum sharing” Imbuhnya

Dalam kesempatan tersebut, Perwira menengah Alumni Akpol tahun 2000 ini mengajak semua pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan cara mentaati peraturan lalu lintas. Bagi yang belum cukup umur dihimbau agar tidak mengendari kendaraan bermotor. Ia pun meminta agar pihak sekolah turut aktif mengawasi sehingga tidak ada lagi korban kecelakaan lalu lintas mengingat hingga saat ini usia pelajar sebagai pelaku maupun korban masih menempati urutan tertinggi.

Diakhir upacara, AKBP Didit berkenan menyerahkan cinderamata yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah Drs. Agung Wiyoto, M.Pd. berupa lukisan yang enggambar tentang tertib berlalu lintas.

Sumber : Polres Trenggalek