Samakan Persepsi, Kapolres Trenggalek Pimpin Latpraops Patuh Semeru 2019

36 views

Trenggalek – Kepala Kepolisian Resort Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. memimpin langsung Latihan Pra Operasi atau yang biasa disebut Latpraops Patuh Semeru 2019. Latpraops digelar di Rupatama Mapolres Trenggalek yang diikuti oleh Pejabat utama, Kapolsek jajaran, perangkat operasi serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi Patuh Semeru 2019. Kamis (29/08)

Dalam kesempatan tersebut AKBP Didit mengatakan Latpraops merupakan wadah untuk menyamakan persepsi antara Satgas baik soal cara bertindak hingga sarana prasarana penunjang yang dibutuhkan.

Latpraops menjadi sangat penting karena juga difungsikan untuk mengecek sejauh mana kesiapan dan persiapan masing-masng Satgas dalam mengolah manajemen sekaligus perencanaan dan pelaksanaan tugas-tugas operasi agar berjalan optimal.

“Saya minta seluruh anggota yang telah ditunjuk mengawaki operasi ini benar-benar serius dan mempersiapkan segala sesuatunya.” Ujar AKBP Didit

Sementara itu, Kabagops Polres Trenggalek Kompol Haryanto, selaku Karendalops Patuh Semeru 2019 mengatakan, dalam operasi ini sedikitnya 60 orang dilibatkan. Kesuluruhan terbagi menjadi 5 satuan tugas atau Satgas diantaranya Satgas Deteksi, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum dan Satgas Banops.

“Masing-masing Satgas memiiki tugas pokok yang berbeda tetapi masih dalam lingkup koordinasi satu sama lain, sehingga tujuan dari digelarnya operasi yakni menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan tertib berlalu lintas dapat tercapai” Ucap Kompol Hariyanto.

Sedangkan Kasatlantas AKP Suprihanto dalam pemaparannya menuturkan, dalam Operasi Patuh Semeru 2019 yang digelar selama 14 hari sejak tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019  kali ini terdapat 8 prioritas sasaran antara lain, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara Ranmor R4 atau lebih yang tidak menggunakan safety belt, melebihi batas kecepatan, mengemudikan Ranmor dalam pengaruh alkohol, pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, menggunakan hand phone pada saat mengemudikan kendaraan, melawan arus, dan menggunakan lampu rotator/strobo.

“Kegiatan dalam operasi ini mengedepankan penegakan hukum didukung kegiatan preventif.” Jelas AKP Suprihanto

“Cara bertindak mengutamakan sikap humanis dan memberikan 3 S, Senyum, Sapa, salam sesuai SOP” Pungkasnya.

Trenggalek

Posting Terkait