Relokasi Pasar Legi Mundur ke Desember

PEMINDAHAN atau relokasi para pedagang Pasar Legi Ponorogo ke pasar sementara akan mundur dari jadwalnya. Hal ini bukan karena Pemkab mengolor-olor waktu, tapi karena proses persetujuan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) untuk APBD 2018 memang belum selesai.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo Addin Andanawarih mengatakan, rencananya pemindahan para pedagang akan dilaksanakan pada November. Namun jadwalnya harus berubah karena masih menunggu evaluasi PAK yang saat ini berada di meja gubernur Jawa Timur.

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Para pedagang Pasar Legi masih beraktifitas seperti biasa hingga saat ini.

Perubahan ini berkaitan dengan sumber dana relokasi yang diambilkan dari PAK sebab untuk dana utama pembangunan gedung baru Pasar Legi sudah dipenuhi oleh pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR).

“Karena ada pengalihan dari dana kita (APBD Ponorogo 2018) menjadi dana pusat maka untuk relokasi juga beralih dari APBD (2018) ke PAK. Maka kita tunggu PAK didok (disetujui) pak Gubernur,” ucapnya.

Sebenarnya, pemenang lelang untuk relokasi sudah didapatkan. Kontraktor untuk melaksanakan pembangunan pasar sementara sudah ada dan tinggal melakukan penandatanganan kontrak kerja sama.

“Begitu disetujui, saya dengar paling lambat 19 Oktober ini, maka bisa segera diteken kontraknya. Pengerjaan kira-kira satu bulan. Pada awal Desember bisa pindah semua. Ya memang mundur sedikit dari rencana semula,” ungkapnya. (kominfo/dist)

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Sumber : Pemkab Ponorogo