Pembunuh Pemuda Tarik Tertangkap, Polisi Hadiahi Timah Panas Pada Kedua Kakinya

(SIDOARJOterkini) – Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap Nikko Anggrian warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kedua kaki tersangka karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Himawan Bayu Aji menyatakan, pelaku pembunuhan ini bernama Andre Siswandoyo Alias Bidan (34) asal desa Kemuning, Kecamatan Tarik ini merupakan residivis yang sering keluar masuk penjara. Tersangka ditangkap saat hendak bersembunyi disalah satu rumah saudaranya di kawasan Tarik.

“Dari catatan kepolisian, Tersangka  Andre juga pernah dipenjara dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas),” ungkap Himawan saat merilis tersangka dihalaman Mapolresta Sidoarjo, Kamis, 18 Oktober 2018.

Lebih lanjut dijelaskan Himawan, kejadian itu bermula saat tersangka Andre hendak mengantar pacarnya yang diketahui  bernama Nia kerumahnya usai melihat tontonan. Ketika melintasi area persawahan, tersangka berpapasan dengan korban Nikko yang juga mengendarai sepeda motor bersama enam temannya.

“Mereka ini tidak saling mengenal. Hanya saja waktu itu mereka berpapasan,” ujarnya.

Tersangka yang tetap melaju kendaraanya, kemudian tiba-tiba disusul dan dipepet oleh korban dan temannya yang berada disampingnya kanan dan belakang. Tiba-tiba korban mengatakan kepada tersangka “lapo sampean bleyer – blayer” (kenapa kamu memainkan gas sepeda motor).

“sinten mas sing bleyer” (siapa mas yang main-main gas ), jawab tersangka, lalu diikuti perkataan menyinggung dari korban  “koyok taek” (seperti tai) dan langsung pergi bersama temannya.

“Karena perkataan itulah, menjadikan tersangka emosi dan langsung mengejar korban dan temannya tersebut. Setelah melewati jembatan, tersangka langsung memotong laju kendaraannya dan berhenti. Disitulah terjadi perkelahian,” ujar Kapolresta.

Dalam perkelahian tersebut, tersangka sempat mengeluarkan pisau sangkur yang dibawanya sejak dari rumah dan langsung menikam korban. Sementara, si pacar tersangka masih tetap berada diatas motornya.

“Mendapati temannya ditusuk, kelima temannya ini langsung kabur dan menabrakkan sepeda motor tersangka. Pacar tersangka yang masih berada diatas motor tiba-tiba terjatuh ke sawah dan motor jatuh ke tanah,” jelasnya.

Selanjutnya, tersangka juga langsung mengambil kendaraannya kearah selatan meninggalkan pacarnya dan korban yang dalam keadaan tergeletak.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan ancaman 15 tahun penjara,”tandas Himawan.

Perlu diketahui,  korban Nikko Anggrian warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik ditemukan tewas di jalan dekat persawahan di desa Mergosari Tarik pada (13/10), kematian korban ini awalnya dikira kecelakaan. Namun setelah dilakukan penyelidikan dengan melihat tubuh korban yang terdapat luka tusukan dibagian dada, Polisipun menyimpulkan kematian korban karena dibunuh. (cles)

 

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com