Pasar Relokasi Jadi Berkah Bagi Warga Sekitar

PERPINDAHAN atau relokasi sementara Pasar Legi menuju pasar
penampungan di lahan bekas RSUD Ponorogo di Jalan Cipto Mangunkusumo, masuk
Kelurahan Keniten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, membawa berkah tersendiri bagi
warga sekitar.

Jalan yang pernah berjaya sebagai lokasi usaha itu diyakini
akan bangkit kembali. Keberadaan pasar darurat yang niscaya membawa warga
Ponorogo untuk mendatanginya akan menghadirkan kembali keramaian yang dulu ada
saat di lahan itu masih berdiri rumah sakit terbesar di Ponorogo. Warung-warung
makan, mracang dan lainnya yang mati setelah RSUD Harjono pindah ke Kelurahan
Paju, satu demi satu bermunculan lagi.

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

“Alhamdulillah, begitu pasar penampungan mulai dibangun, para
ibu di sekitar sini sering ngobrol sama saya ketika saya menunggui proyek ini
dikerjakan. Mereka menyatakan berterima kasih kepada pemerintah. Mereka jadi
bisa berjualan lagi,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro
(Perdagkum) Ponorogo Addin Andhawarih, Senin (14/1/2019).

Addin mengaku, banyak warga yang dulu sempat berjualan bubur,
nasi atau makanan yang lain yang bersiap-siap untuk buka lapak lagi. Bahkan,
dengan setengah bercanda ada yang meminta agar pasar penampungan bisa lebih
lama dari jadwal yang skeitar satu tahun lebih sedikit.

“Mereka seneng karena itu artinya ada efek ekonomi bagi warga
sekitar sini,” ungkap Addin.

Ada juga, lanjut Addin, berkah lain yang bisa dirasakan warga
sekitar. Yaitu soal pengelolaan parkir untuk para pengunjung dan pedagang pasar
yang memarkir kendaraannya di luar kawasan pasar relokasi.

“Untuk parkir di jalan kita sudah sepakat dengan Dishub juga
bahwa akan dikelola warga. Ada RT, karang taruna. Nah, parkirnya ditata satu
baris saja karena di sini jalannya sempit. Kalau warung tidak boleh di jalan.
Jadi warga sepakat berjualan di emper (teras) rumahnya masing-masing,” kata
Addin.

Siti Maryam, warga yang rumahnya tepat di depan jalan masuk
bagian timur pasar relokasi mengaku langsung kembali berjualan begitu
pembangunan gedung pasar sementara tersebut. Ia berjualan mie ayam dan nasi
sayur seperti yang pernah dilakukannya saat di lahan tersebut masih berdiri
gedung RSUD Harjono.

“Ya saya senang saja ada keramaian. Kalau usaha Insya Allah
laku. Jualan makanan kan gampang sebab orang kan pasti butuh makan ya,”
pungkasnya. (kominfo/dist)

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Sumber : Pemkab Ponorogo