JatimTerkini.com
Headline JT Jatim Kediri Raya Madura Malang Raya Mataraman Mojokerto Nasional Pantura Tapal Kuda Terkini

PAN Tidak Gegana Dengan Keberadaan Partai Ummat

SURABAYA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan kunjungannya ke Jawa Timur dalam rangka safari Ramadhan untuk memperkuat persaudaraan bangsa. Menurutnya tujuan berdemokrasi adalah memperkuat persatuan.

“Bukan menjadikan kita kecebong kampret. Pilkada, Pilpres, Pileg agar kita bersatu menjadi kokoh dan berdaulat untuk membangun bangsa,” ujarnya usai acara di Rumah PAN Jalan Darmo Kali, Jumat (30/4).

Zulhas, sapaan akrabnya, menambahkan sebagai saudara satu bangsa, harus saling mencintai. Ia melihat rasa persaudaraan ini mulai renggang. “Jangan mengutamakan kelompoknya. Kalau bukan kelompok tidak boleh, ayolah kita akhiri. Kita ini adalah keluarga besar NKRI,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya di hadapan kader PAN Jatim menyampaikan selamat datang kepada Partai Ummat yang telah resmi berdiri Kamis (29/4). Zulhas berharap, Partai Ummat yang dideklarasikan Amien Rais, salah satu pendiri PAN, mampu menegakkan kebaikan dan memerangi keburukan. “Justru enak buat saya. Itu blessing is disguise. Saya bahagia, hepi, senang. Kenapa dong? Karena kalau tidak, kita bisa bertengkar sendiri,” ujarnya.

Zulhas menegaskan PAN merupakan partai Islam yang memposisikan lembaganya di tengah. “PAN ini partai Islam tengah, mau NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, kita ini juga Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Zulhas mendorong setiap kader PAN di Jatim fokus bekerja keras untuk tujuan masing-masing. Apakah menjadi anggota DPRD atau DPR RI. “Harus kerja seperti itu setiap hari. Ketemu orang sehari paling tidak 20 acara. Terus menerus selama 6 bulan tidak berhenti. Karena tarung politik itu keras,” ujarnya.

Terpisah Wakil Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi juga menyampaikan selamat datang kepada Partai Ummat. Ia menambahkan PAN berharap Partai Ummat sama dengan Parpol yang lain menjalankan fungsi-fungsi konstitusionalnya dan memperjuangkan kepentingan rakyat. “Kalau ditanya apakah PAN merasa risau dengan keberadaan Partai Ummat, tentu tidak. PAN tidak gegana (gelisah, galau, merana),” katanya.

Menurutnya kalau ada mantan anggota maupun pengurus PAN yang masuk ke Partai Ummat, bukanlah bedol desa. Yoga mengatakan itu hanya sebagian kecil yang tidak terlalu signifikan. “Tidak ada strategi khusus. Kami hanya melakukan konsolidasi organisasi. Kemudian mengatur pemenangan pemilu agar bisa menambah kursi dan suara,” jelasnya.

Saat ditanya masih adanya tiga anak Amien Rais pads tubuh PAN, Yoga memastikan, salah satu dari mereka hatinya akan tetap berada di PAN karena saat ini menjabat sebagai ketua di bidang yang strategis. Diketahui, tiga anak Amien Rais itu antara lain Mumtaz Rais, Hanum Rais, dan Baihaqy Rais. Mumtaz kini menjabat sebagai Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN. Sementara Hanum Rais dan Baihaqy Rais saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta dari Fraksi PAN.

“Mumtaz Rais dijamin 100 persen karena dia Ketua Bidang POK, salah satu bidang strategis. Itu yang pasti. Hatinya Mumtaz itu adalah PAN. Untuk yang lain saya tidak tahu, karena tidak pernah berkomunikasi,” katanya.

Tidak hanya kepada Hanum Rais dan Baihaqy Rais, Yoga mempersilahkan seluruh anggota DPRD kabupaten/kota maupun provinsi menentukan masing-masing pilihan politiknya. Ia hanya mengingatkan bahwa anggota DPRD PAN di tingkat manapun berakal sehat dan rasional. “Mendirikan partai politik itu tidak semudah yang dibayangkan. Menurut Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilu, parliamentary tresshold yang lolos di Senayan itu empat persen. Untuk mendapatkan suara sah nasional empat persen itu tidak mudah. Apalagi partai baru,” pungkasnya.(jt12)

Related posts

Nekat Tak Pakai Masker, 6 Pemuda Terjaring Ops Yustisi Polsek Prajuritkulon

Sambangi Ulama, Kapolsek Watulimo Ajak Jaga Kondusifitas Kamtibmas

Adhis

Polsek Munjungan Kawal Vaksinasi Masal di Puskesmas Munjungan

Adhis