
Surabaya-JATIMTERKINI.COM: Dalam rangka mencari bibit unggul atlet menembak, Pengprov Perbakin Jatim menggelar kejuaraan menembak di Lapangan Tembak, Kodam V Brawijaya, Sabtu (8/8/2026). Kejuaraan yang berlangsung pada 8-9 Agustus ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio.
Sedikitnya 246 atlet menembak dari berbagai Pengkab/Pengkot se Jawa Timur plus di luar Jatim ikut dalam kejuaraan tersebut. Mulai dari Pengkab Sidoarjo, Pengkab Batu, Pengkot Malang Kota, Pengkab Sampang, Pengkab Malang, Pengkot Mojokerto Kota, Pengkab Mojokerto, Pengkab Probolinggo, Pengkot Surabaya dan Pengkab Gresik. Sedangkan untuk atlet di luar Jatim, tampak hadir pula atlet dari Pengprov Jateng dan Pengprov Jabar.
Kejuaraan ini dengan memperebutkan Piala Ketua Perbakin Propinsi Jawa Timur 2026. Yang dipertandingkan tidak hanya kelas menengah dan senior saja, tetapi juga kelas yunior, bahkan pelajar. Namun dipastikan kejuaraan ini akan terus digelar setiap tahun.
Dikatakan Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio, bahwa kejuaraan menembak yang digelar ini sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028. Sehingga, nantinya akan terjaring bibit-bibit unggul maupun atlet-atlet muda yang berprestasi untuk event olahraga tingkat nasional.
Menurutnya, ada beberapa kelas yang dilombakan dalam event ini. Diantaranya, kelas WRABF Junior, Multirange, 3 Posisi 33 Meter PCP, 3 Posisi 18 Meter Pompa dan WRABF HR Senior. “Intinya, Perbakin Jatim ini khan punya tugas dari Perbakin Pusat untuk mencari bibit-bibit atlet untuk tingkat nasional, bahkan internasional. Jadi event ini salah satu tujuanya untuk itu ya,” ujarnya.
Bahkan, kata Hari Subagio, senjata pompa yang duhulu tidak ada dalam kejuaraan menembak, kini senjata pompa telah dipergunakan. Hal itu dilakukan untuk mempermudah para atlet mengikuti kejuaraan dengan biaya murah. “Dengan demikian atlet-atlet terbaik dan berbakat dari daerah akan bisa kita tarik ke propinsi untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional,” jelasnya.

Karena, lanjut Hari Subagio, jika Perbakin tidak mengadakan event maka pihaknya tidak akan mendapatkan atlet berbakat. “Jadi kita banyak event agar termonitor kemampuan atlet,” ungkapnya.
Ia menyebut, untuk PON XXII 2028 mendatang, Perbakin Jatim dan KONI mempunyai target medali emas yang harus dicapai untuk mewakili Propinsi Jawa Timur. “Kalau dari KONI targetnya 7 emas untuk PON 2028. Sedangkan dari kita Perbakin ya sebanyak-banyaknya ya,” terangnya.
Sementara, Ketua Panitia Kejuaraan Menembak Piala Ketua Perbakin Jawa Timur, Dr. (C) Agung Silo Widodo Basuki SH., MH., menyatakan bahwa kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi para atlet yang ada daerah. Bahkan antusiasme para atlet terlihat dari banyaknya pendaftar dalam event ini.

“Jadi kegiatan ini merupakan arahan dari Ketua Umum Perbakin Jatim. Dan ternyata mendapat apresiasi. Antusias atlet yang mendaftar ternyata cukup banyak. Sehingga waktu pendaftaran kemarin ditutup lebih awal. Dan Alhamdulillah, saya banyak berterimakasih juga pada seluruh jajaran pengurus Perbakin Jawa TimurTimur atas supportnya. Selain itu, sebentar lagi juga teman-teman di daerah akan menggelar event di daerah masing-masing untuk menggelar kejuaraan setingkat Pengkab atau Pengkot. Jadi, terimakasih atas support-nya,” tambahnya. (red)

