Kapolres Beberkan Modus Penyelundupan Sabu Ke Rutan Trenggalek

Polres Trenggalek – Kerjasama apik kembali ditunjukkan jajaran Polres Trenggalek bersama Rutan Kelas II B Trenggalek. Kedua lembaga sukses menguingkap penyelundupan Narkotika jenis sabu dalam Rutan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H saat menggelar konferensi pers bersama dengan Kepala Rutan Kelas II B Trenggalek Drs. Dadang Sudrajat, M.Si di halaman Mapolres siang ini.

Dihadapan awak media yang hadir, AKBP Jean Calvijn mengatakan, pada hari Selasa  tanggal 29 Oktober 2019, sekira pukul 11.30 WIB petugas Rutan menginformasikan bahwa di Gazebo dalam  Rutan ada pembesuk yang merupakan tersangka berinisial NKA yang keberadaannya mencurigakan saat membesuk seorang Napi berinisial MS.

“Kita turunkan anggota Satresnarkoba bersama petugas Rutan melakukan penggeledahan kepada tersangka MS dan NKA” Ungkap AKBP Jean Calvijn

Dari hasil penggeledahan tersangka MS petugas menemukan Narkotika jenis sabu di saku  belakang sebelah kiri yang dibungkus bekas kondom. Sedangkan dari  NKA ditemukan satu kresek  warna hitam yang berisi tembakau dan kertas paper.

“Kemudian temuan BB dari tersangka MS ini petugas meminta membukanya disaksikan oleh petugas Rutan dan tersangka. Setelah dibuka, bungkusan kondom tersebut berisi Plastik klip yang didalamnya ada kertas tisu dibalut plester yang berisi kristal bening yang diduga Narkoba jenis sabu.” Kata AKBP Jean Calvijn

Tak berhenti disitu, petugas kemudian mengembangkan temuan tersebut dengan melakukan pendalam. Berdasarkan interogasi dari tersangka NKA dan MS bahwa barang tersebut pesanan dari tersangka OS.

“Dari hasil interogasi yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan, OS mengakui dan membenarkan kalau barang itu pesanannya yang dipesan dari seseorang berinisial G seharga Rp 1 Juta yang akan dibayar setelah keluar dari Rutan Trenggalek 2 bulan lagi.” Tuturnya

“Sesuai kesepakatan bahwa sabu-sabu tersebut akan diambilkan oleh tersangka NKA dengan cara bertemu langsung dengan saudara G di alun-alun Mojokerto. Sedangkan G sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).” Imbuhnya

AKBP Jean Calvijn menambahkan, awalnya tersangka OS menawarkan kepada tersangka MS untuk nyabu dan tawaran tersebut oleh MS. Kemudian tersangka MS memberikan uang Rp. 300 Ribu kepada tersangka OS untuk beli sabu, akan tetapi uang tersebut oleh OS diberikan kepada tersangka NKA saat besuk yang kedua di Rutan.

Uang pemberian tersebut digunakan tersangka NKA untuk beli makanan saat besuk yang ketiga serta untuk biaya transport ke Rutan Trenggalek sekalian membawakan sabu pesanan dari tersangka OS hingga kemudian tertangkap tangan oleh petugas. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Trenggalek guna proses lebih lanjut.

Sementara itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, 1 paket sabu dengan berat kotor 1,16 gram, sebuah handphone, tembakau dalam bungkus tas kresek seberat 73,75 gram, kertas paper dan satu unit sepeda motor

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 (1) UU RI No.35 tahun 2009  tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak 10  milyar rupiah” Pungkasnya

Sumber : Polres Trenggalek

Polrestabes Trenggalek

Related Post