Jual Tabung Gas Milik Perusahaan, Sopir Truk Mendekam Di Penjara

Trenggalek – Kasus penipuan/penggelapan dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek. Kali ini menimpa salah satu perusahan yang bergerak dibidang distribusi gas LPG di kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres siang ini. Selasa (30/07).

“Iya benar, nilai kerugian sebesar Rp. 218.025.000,-“ Ungkap AKBP Didit

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi maupun korban, terungkap bahwa tersangka berinisal MJ asal Kedungwaru Kabupaten Tulungagung bekerja sebagai sopir truk di perusahaan tersebut sejak bulan September 2017 hingga dengan bulan Desember 2018. Sehari-hari MJ  bertugas mengantarkan tabung gas LPG kapasitas 3 Kg ke agen-agen yang sudah terdaftar.

Dalam perjalanannya, tanpa izin, MJ telah menjual tabung gas LPG kosong hingga keseluruhan berjumlah 1.600  buah yang berakibat perusahaan mengalami kerugian cukup besar, Sedangkan uang hasil penjualan tabung gas tersebut habis dipergunakan untuk kepentingan pribadi MJ. Tidak terima atas kejadian tersebut korban melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, MJ berhasil ditangkap pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 sekitar pukul 07.00 WIB di bengkel truk milik salah satu warga di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.” Ujar AKBP Didit

Petugas berhasil mengamanan barang bukti diantaranya satu bendel catatan keluar masuk barang dari dalam gudang dan sebuah ATM. Sedangkan MJ dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana Penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.