HKN ke-55, Dinkes Jatim Ciptakan Generasi Sehat Berkualitas

Surabaya, Jatimterkini.com – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Sebagai dinas pemerintah, Dinkes Jatim berkomitmen dalam mengawal keberhasilan dan pengentasan masalah-masalah kesehatan masyarakat di Jatim.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengatakan, pihaknya mempunyai banyak target sasaran kesehatan, seperti masalah pemenuhan gizi, lingkungan, hingga pencegahan penyakit menular. “Untuk itu penanganan masalah kesehatan penting diutamakan untuk menciptakan generasi sehat yang unggul,” katanya, di acara puncak peringatan HKN ke-55 tingkat Provinsi Jawa Timur, di Pantai Lombang Sumenep, Kamis (28/11).

Kohar berharap, masyarakat mendukung berbagai upaya akselerasi kesehatan yang dilakukan pemerintah, supaya program itu berjalan maksimal dalam rangka meningkatkan pola hidup kesehatan. Menurutnya, perlu ada peran dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan kesehatan agar mampu menggerakkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan,” tutur Kohar.

Sementara itu Bupati Sumenep KH A Busyro Karim menyatakan, penempatan puncak HKN tingkat Jawa Timur di daerahnya merupakan kebanggaan, karena Kabupaten Sumenep mempunyai objek wisata yang luar biasa, salah satunya Pantai Lombang yang dikenal pantai cemara udang yang membentang disepanjang bibir pantai.

“Pilihan HKN di Pantai Lombang karena kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda dengan puncak peringatan tahun sebelumnya, mengingat para undangan selain menikmati wisata juga penampilan seni dan budaya khas masyarakat Sumenep,” tegas dia.

Ia menambahkan, atas nama masyarakat Kabupaten Sumenep berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang telah menunjuk Kota Keris sebagai tuan rumah puncak peringatan HKN tahun ini.

“Tentu saja, dengan pilihan Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah HKN, memberikan suntikan moral bagi Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder kesehatan untuk lebih optimal dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Kedepan Busyro berharap dengan diterimanya bantuan berupa ambulan akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Menurutnya, dengan adanya empat rumah sakit, 30 Puskesmas (68 Puskemas pembantu), 334 Ponkesdes dan 1240 Posyandu maka keberadaan ambulan sangat dibutuhkan.

Perlu diketahui, dalam Puncak peringatan HKN 2019 di Pantai Lombang diwarnai berbagai kegiatan, seperti bakti sosial, jalan sehat, gerakan bersih pantai, penampilan seni dan budaya berupa tari tradisional. Selain itu juga dilakukan kampanye kesehatan, penandatanganan komitmen kesehatan bersama dan penyerahan 17 unit mobil ambulan serta genzet ke Puskesmas. (dna)

Dinkes Jatim

Related Post