FGD PENYELENGGARAN DESA BROADBAND TERPADU

Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto, SH membuka Forum Group Discussion (FGD) Riset Kajian Penyelenggaraan Solusi Desa Broadband Terpadu (SDBT) bersama Universitas Gadjah Mada dengan BP3TI Kominfo di ruang Baluran, pada Kamis pagi (11/10). Bupati menuturkan FGD dilakukan untuk menemukan inovasi terbaru khususnya dalam pengembangan desa. Sumber daya manusia (SDM) yang ahli di bidang masing-masing, sangat berharga pada kepentingan pengembangan suatu daerah. “Misalnya, potensi SDM ahli bidang pertanian sangat dibutuhkan dalam mengelola pertanian organik, pengelolaan pasca panen, dan pemasaran. Pemasaran pun tidak hanya membutuhkan ahli pertanian namun juga ahli IT untuk pemasaran secara online,” jelas Bupati.
Pada kesempatan itu, H. Dadang Wigiarto, SH menjelaskan untuk membangun desa, Kota Santri, telah memiliki aplikasi unggulan yaitu e-Desa Now. Aplikasi itu telah diakui pemerintah pusat sebagai aplikasi terpusat dan terintegrasi yang berisi data pokok warga Situbondo. “Isi data tidak hanya tentang kemiskinan, namun data anak, data pendidikan sehingga memudahkan pembangunan daerah,” papar Bupati.
Data kemiskinan dan data pokok warga dalam Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) setiap tahunnya diupdate melalui musyawarah desa. Selain masalah perekonomian dan pendidikan, aplikasi e-Desa Now juga akan terhubung dengan aplikasi tindak kriminal atau, Criminal Justice System (CJS), yang dikelola oleh pemerintah daerah dan empat pilar.

SUMBER : HUMAS PEMKAB SITUBONDO

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Kerja Sama & Iklan Hubungi : 081 2310 1890 (HP/WA) Email : redaksi@jatimterkini.com

Sumber : Pemkab Situbondo