DPRD Jatim Sesalkan Tak Ada Anggaran Untuk Penyertaan Modal Bank Syariah

43 views

DPRD Jatim (Jatimterkini.com)-  Meski dalam sidang rapat paripurna Senin (12/8) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengusulkan jumlah Belanja pada P-APBD 2019 sebesar Rp 37.985.184.950.119 atau naik Rp 4,465.251.149.083 dari APBD 2019 Murni senilai Rp 33.519.933.801.035, namun di dalamnya tidak memasukan anggaram penyertaan modal untuk bank syariah. Karenanya dewan menyesalkan sikap tersebut, mengingat pendirian Bank Umum syariah sudah digagas sejak 2016.

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Anwar Sadad menegaskan jika dalam PAPBD Jatim 2019 total ada kenaikan Rp 4.4 triliun, akan tetapi tak ada skema penyertaan modal untuk Bank Umum Syariah yang sudah menjadi komitmen sejak 2016. Mengingat Jatim memiliki banyak pesantren dan syariah juga menjado trend perekonomian di Jatim, srharunya gibernur concern terhadap pendirian syariah.

“Kita di dewan waku itu optimis jika penyertaan modal syariah dianggarkan dalam PAPBD 2019, eh ternyata disana tidak dicantumkan. Namun demikian kami tetap berjuang dalam kenaikan PAPBD Jatim sebesar Rp4,4 triliun ada alokasi anggaran untuk syariah,”tegas politikus asal Partai Gerindra ini.

Bahkan waktu itu, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Irwan Setiawan optimis Bank Umum Syariah bisa selesai pada PAPBD Jatim 2019, karena sudah ada alokasi anggaran ysng disediakan sebesar Rp500 miliar dari total Rp 1 triliun, yang memang PT Bank Jatim sudah mengalokasikan anggaran untuk BUS sebesar Rp520 miliar.(sit)

Bank syariah dprd jatim anwar sadad

Posting Terkait