JatimTerkini.com
Banyuwangi Ekbis Headline JT

Dampak Naiknya Minyak Goreng, Harga Ikan Asin di Banyuwangi Ikut Meroket

Perajin ikan asin di Pesisir Muncar, Banyuwangi sedang menjemur ikan, Rabu (12/1/2022) siang.
Perajin ikan asin di Pesisir Muncar, Banyuwangi sedang menjemur ikan, Rabu (12/1/2022) siang.

Banyuwangi (jatimterkini.com) – Naiknya harga minyak goreng mulai diikuti komiditi pangan lain. Salah satunya, ikan asin. Harga komoditi ini di Kabupaten Banyuwangi, terus meroket sejak dua minggu terakhir. Rata-rata, naik hingga 20 persen dari harga normal.

Harga ikan asin di Banyuwangi rata-rata tembus Rp 35.000 per kilogram. Sebelumnya, berkisar Rp 28.000 per kilogram. Harga ini tergantung jenis ikan. Termahal, ikan asin kecil, jenis semenit. Harganya, Rp 50.000 per kilogram.

Naiknya harga ikan asin ini diluar prediksi para perajin. Mereka sempat khawatir permintaan ikan asin akan anjlok seiring meroketnya harga minyak goreng. “ Ternyata meleset. Justru, permintaan tetap hormal, harga juga ikut naik,” kata Sutiyah (55), perajin ikan asin di pantai Muncar, Banyuwangi, Rabu (12/1/2022) siang.

Dalam sehari, para perajin bisa membuat hingga 8 kwintal ikan asin. Tergantung, pasokan ikan. Produksi ikan asin banyak dikirim ke sejumlah kota di Indonesia. Termasuk ke Papua. “Paling banyak ke Surabaya, sehari bisa 4 kwintal permintaannya,” jelas Sutiyah. Harga ikan asin juga dipengaruhi pasokan ikan. Ketika pasokan berkurang, harga otomatis akan naik.

Selama pandemi, permintaan ikan asin juga relatif normal. Sebab, komiditi ini sudah menjadi makanan pokok. Sehingga, tetap dibutuhkan. “ Sebelum pandemi dan selama pandemi tidak ada perbedaan. Permintaan pasar jalan terus, justru harga cenderung naik,” pungkasnya. (Budi Wiriyanto)

Related posts

Peduli Korban Erupsi Semeru, Polwan RI Salurkan Bansos dan Gelar Trauma Healing

Resmikan Mapolsek Dongko, Kapolres Trenggalek: Pacu Semangat Kerja

Adhis

Optimalkan pencarian jenasah erupsi semeru polri terjunkan K-9