Cegah Berkembangnya Paham Radikalisme Polisi Laksanakan Patroli Dialogis

Polres Trenggalek – Saat ini masih banyak ancaman terorisme di Indonesia dan dunia, namun demikian berkat deteksi dini dan respons cepat aparat, beberapa rencana aksi teror berhasil digagalkan dan pelakunya diamankan.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K, M.H telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme maupun terorisme diwilayah hukum Polres Trenggalek.

Guna untuk menindaklanjuti perintah dan instruksi dari Kapolres Trenggalek tersebut tiga personil dari Polsek Suruh Polres Trenggalek yang dipimpin oleh KaSPKT A Aiptu Muryadin melaksanakan patroli sekaligus dialogis dan tatap muka bersama warga yang sedang berada di Halaman Kantor Kecamatan Suruh. Jumat (8/11)

Dalam kesempatan dialogis tersebut, Aiptu Muryadin menyampaikan bahwa ancaman paham radikalisme, ISIS dan terorisme makin besar dengan adanya internet (dunia maya). Saat ini dunia maya telah menjadi tempat perekrutan, bertemu, dan penyebaran ajaran. Oleh karena itu, pihak Kepolisian bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan perhatian khusus ke dunia maya.

“Kami meminta untuk seluruh ulama, tokoh agama, serta warga masyarakat untuk dapat berperan secara aktif dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme ditengah tengah masyarakat,” ucap Aiptu Muryadin

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa kita sebagai bangsa yang beraneka ragam suku, budaya dan agama mempunyai modal dan kekuatan yang sangat besar dalam mencegah dan mengantisipasi masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme yakni persatuan dan kesatuan. Namun, persatuan dan kesatuan bangsa ini harus dikelola dengan baik mengingat adanya ancaman yang menggerus dan merongrong ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

“Pancasila harus ditanamkan di hati sanubari rakyat Indonesia sebagai bentuk pencegahan paham radikalisme dan terorisme, pencegahan paham radikalisasi melalui pendidikan, sangat penting karena itu bela negara harus dijalankan dari semua tingkat pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi,” tambahnya

“Upaya pencegahan paham radikalisme, ISIS dan terorisme ditengah tengah masyarakat harus dilakukan secara berkesinambungan. Penyadaran tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun juga seluruh warga masyarakat harus memiliki kepedulian untuk melawan radikalisme,” pesan Aiptu Muryadin.

Sementara itu, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Kompol Wardjito, S.H saat dikonfirmasi ditempat terpisah menyampaikan bahwa telah memerintahkan kepada seluruh anggota untuk melakukan Pengalangan dan binluh terhadap warga tentang bahaya dari paham radikalisme dan terorisme dalam berbagai kesempatan seperti patroli dialogis.

“Paham Radikalisme yang berujung pada tindakan terorisme merupakan musuh manusia, musuh negara. Karena itu, harus diingatkan terus melalui pendidikan dan mimbar agama serta dalam berbagai kesempatan,” ujar Kapolsek Suruh Kompol Wardjito, SH

“Kami berharap untuk seluruh personil Polsek Suruh Polres Trenggalek dapat selalu bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat, melakukan deteksi dini dan respons cepat untuk mencegah terjadinya aksi terorisme di Indonesia, deteksi dini dan respons cepat terkait ancaman terorisme itu harus terus ditingkatkan,” pungkas Kompol Wardjito, SH

Sumber : Polres Trenggalek

Polrestabes Trenggalek

Related Post