JatimTerkini.com
Banyuwangi Headline JT

Cara Kades di Banyuwangi Sukseskan Vaksinasi, Merayu Warga hingga Siaran Keliling

Kades Kalirejo, Kabat, Banyuwangi, Eva Tristian Elti, ikut turun langsung meyakinkan warga untuk vaksinasi, belum lama ini/Budi Wiriyanto
Kades Kalirejo, Kabat, Banyuwangi, Eva Tristian Elti, ikut turun langsung meyakinkan warga untuk vaksinasi, belum lama ini/Budi Wiriyanto

Banyuwangi (jatimterkini.com) – Berdekatan dengan kota, menjadi tantangan tersendiri bagi Eva Tristian Elti, Kepala Desa (Kades) Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, memimpin desanya. Apalagi, di masa pandemi. Menyadarkan warga agar taat prokes, bukan perkara mudah. Terlebih, mengajak warga ikut vaksinasi. Kades perempuan ini rela blusukan dari rumah ke rumah, merayu warga. Siaran keliling lewat pengajian juga rutin dilakukan.

Tinggal di antara kota dan desa, tipologi warga Desa Kalirejo cukup beragam. Meski berstatus kampung, aktivitas warganya lebih banyak di kota. Gaya hidupnya juga beda. Maklum, Desa Kalirejo menjadi pintu masuk ke kota Banyuwangi. Kondisi ini berdampak pada tingginya kasus Covid di desa ini. Sejak muncul Covid, Desa Kalirejo menjadi penyumbang kasus Covid. Kasusnya tertinggi di kecamatan. “Warga banyak yang meninggal. Bahkan saat Juli lalu, dalam 3 hari, lima orang meninggal karena Covid,” kata Eva Tristian Elti saat berbincang dengan jatimterkini.com, Senin (11/10) siang.

Tingginya kasus Covid, membuatnya berbenah. Protokol kesehatan (prokes) diperketat. Untungnya, program vaksinasi turun dari pemerintah. Eva, panggilan akrabnya, bergerak cepat.
“Saya kumpulkan perangkat desa, terutama kepala dusun (Kadus). Mereka kita target mengumpulkan warga untuk vaksin,” jelasnya.

Rata-rata, dalam sekali vaksinasi, pihaknya mendapat kuota 200 orang. Terkadang, 150 orang. Para kadus diminta mengerahkan warganya. Minimal 75 persen dari kuota. Agar efektif, para Ketua RT dilibatkan. Meski sudah maksimal, animo warga mengikuti vaksinasi, masih saja kurang. Alasannya beragam. Rata-rata, takut dengan vaksin. Khawatir dengan efek samping.

Meski perangkat desa dikerahkan, belum mampu menarik hati warga ikut vaksinasi. Eva pun memutar otak. Dia memilih langsung turun tangan. “ Akhirnya, saya keliling sendiri meyakinkan warga. Lewat pengajian dan siaran keliling,” jelasnya. Itu pun belum cukup. Kades yang dikenal ramah ini rela blusukan dari rumah ke rumah. Bersama tim medis. Targetnya, memastikan warga mau divaksin.

Blusukan door to door, belum menjamin warga mau divaksin. Butuh strategi lagi. “ Saya harus merayu setiap warga agar mau divaksin. Lalu, memastika jika sudah vaksin, program sosial akan berlanjut,” tegasnya. Dia bercerita, jika warga akan ke mall atau mengurus administrasi harus memiliki bukti vaksinasi. Rayuan Kades cukup jitu. Animo warga ikut vaksinasi bertambah.

Kades Kalirejo, Eva Tristian Elti/Budi Wiriyanto
Kades Kalirejo, Eva Tristian Elti/Budi Wiriyanto

Tak hanya merayu, Kades juga menyiapkan layanan jemput bagi warga yang terpencil. Mereka diangkut, dibawa ke kantor desa untuk divaksin. “ Jadi, kita tidak hanya merayu warga, tapi kita berikan layanan antar jemput,” tegasnya. Kaum difabel juga diberikan layanan khusus. Perangkat desa dan linmas dikerahkan membantu difabel ke tempat vaksin. Tak ada satupun warga tertinggal. Termasuk, para lanjut usia (lansia). Kades juga rutin memelototi data warganya yang belum vaksin, hingga ke tingkat RT. Jika didadapi belum vaksin, langsung didatangi.Diyakinkan.

Kerja keras Kades Eva, membuahkan hasil. Versi Dinas Kesehatan Banyuwangi, desa ini paling cepat mencapai target vaksinasi. Dari jumlah sasasarn 4.725 orang, hanya dalam hitungan minggu, dosis 1 sudah tercapai 43,60 persen. Jumlah ini meningkat untuk dosis 2, sebanyak 50,53 persen. Hebatnya lagi, vaksinasi hanya ditangani bersama Puskesmas, tanpa dukungan lembaga lain. “ Awalnya, saya sempat pesimis bisa mencapai vaksinasi. Sebab, semangat warga cukup rendah. Lalu, warga perumahan kebanyakan vaksin di luar,” tegasnya.

Meski vaksinasi sudah maksimal, Desa Kalirejo terus siaga menangani pandemi. Opreasi yustisi tetap berlanjut. Sasarannya, warga yang tak bermasker. Warga juga diimbau tak membuat kerumuanan.

Juru bicara Satgas Covid Banyuwangi, dr. Widji Lestariono memberikan apresiasi keberhasilan Desa Kalirejo mencapai target vaksinasi. Langkah yang dilakukan Kades setempat bisa ditiru desa lain. “ Cara Kades meyakinkan warga untuk vaksinasi itu sangat bagus. Memang kami butuh kolaborasi pemerintah desa untuk mencapai target vaksinasi,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi tersebut. (Budi Wiriyanto)

Related posts

Berdedikasi Tinggi Kasatlantas Ganjar Reward Anggotanya

Adhis

Gelar `Takjil Mantap`, Sejumlah Polisi Trenggalek Bagikan Takjil dan Masker

Adhis

Bea Cukai Juanda Gagalkan Upaya penyelundupan Ratusan HP Ilegal

Abdul