JatimTerkini.com
Banyuwangi Headline JT

Blusukan ke Ponpes, Menteri BUMN Dikado Batik Karya Siswa SMK

Menteri BUMN Erick Tohir (kanan) mendapatkan kado batik dari Kepala SMKN 2 Tegalsari ketika berkunjung ke Ponpes Mabadi’ul Ihsan, Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (18/9) sore/Budi Wiriyanto
Menteri BUMN Erick Tohir (kanan) mendapatkan kado batik dari Kepala SMKN 2 Tegalsari ketika berkunjung ke Ponpes Mabadi’ul Ihsan, Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (18/9) sore/Budi Wiriyanto

Banyuwangi, (jatimterkini.com)- Menteri BUMN Erick Thohir blusukan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (18/9) sore. Yang istimewa, Menteri Erick mendapatkan kado batik karya siswa SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari. Bukan sekadar batik. Batik ini menjuarai nasional lomba kompetensi siswa SMK, tahun 2020. Motif batiknya blue fire (api biru) kawah Ijen. Salah satu ikon pariwisata Banyuwangi.
Motif batik ini mengisahkan keindahan alam kawah Ijen dan penambangan belerang. ” Kreativitas para siswa SMK harus terus ditumbuhkan. Ini bagian dari menumbuhkan enterpreneur sejak di bangku sekolah,” kata Erick sembari memuji batik kreasi siswa.
Menurutnya, persaingan negara besar dunia makin ketat. Indonesia sudah masuk dalam daftar negara besar, tergabung dalam G20. Namun, Indonesia masih rendah menciptakan pengusaha. Karena itu, kehadiran SMK menjadi inkubator mencetak enterpreneur. ” Indonesia itu 70 persen berusia muda, tentunya kaitannya dengan pekerjaan. Karena itu, jiwa pengusaha harus diajarkan sejak dini di sekolah, termasuk ponpes,” kata Erick. Jiwa pemgusaha bisa dimulai dari kecil, membentuk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Apalagi, saat ini, usaha UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah. Khusus di Kementerian BUMN, tender kegiatan di bawah Rp 400 juta diserahkan ke UMKM. Mulai tahun 2020, sebanyak 110.000 UMKM menjadi binaan dan mitra BUMN. Dari jumlah ini, transaksi keuangan kegiatan yang ditangani mencapai Rp 10,4 triliun. Nilai yang fantastis. Dari fakta ini, Erick mengajak para siswa SMK makin kreatif. Mau belajar menjadi pengusaha sejak dini. Caranya, mengembangkan bakat dan kemampuan yang diajarkan di sekolah.
Kado batik yang diterima Menteri BUMN menjadi kebanggaan SMKN2 Mabadi’ul Ihsan, Tegalsari. Sebab, batik karya para siswa bisa sampai ke tangan seorang Menteri. ” Ini sebuah kebanggan bagi sekolah kami. Kerja keras siswa dan para pengajar mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat yang diwakili Menteri BUMN,” kata Kepala SMKN 2 Mabadiul Ihsan, Dr. Umar Said. Pria ini yang menyerahkan langsung batik blue fire ke tangan Menteri Erick.
Batik menjadi salah satu andalan sekolah di selatan Banyuwangi ini. Dengan batik, pihaknya bisa membuat inkubator enterprenur. Dengan inkubator ini, para siswa yang lulus bisa mendapatkan peluang usaha. ” Jadi, kita karyakan siswa yang sudah lulus. Kami membuat sejumlah toko untuk pemasaran dan produksi batik,” lanjut Umar. Inkubator batik ini menjadi jawaban mengatasi pengangguran. Sebab, para siswa bisa membuka peluang usaha sendiri setelah lulus. (Budi Wiriyanto)

Related posts

Calon Tunggal, Adam Rusydi Diprediksi Bakal Pimpin Partai Golkar Sidoarjo

Abdul

Wujudkan Profil Polri Presisi, Polres Trenggalek Gelar Pelatihan Revolusi Mental

Adhis

Wabup Subandi Terpilih Menjadi Ketua DPC PKB Sidoarjo Periode 2021-2026

Abdul