JatimTerkini.com
Banyuwangi Headline JT

Bangkitkan Ekonomi saat Pandemi, Ini yang Dilakukan Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meluncurkan gerakan Banyuwangi Rebound, Senin (10/1/2022) siang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meluncurkan gerakan Banyuwangi Rebound, Senin (10/1/2022) siang

Banyuwangi, Jawa Timur – Pandemi membuat sektor ekonomi daerah merosot, terpuruk. Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki cara jitu membangkitkan ekonomi dari pandemi. Namanya, Banyuwangi Rebound. Mirip gerakan olahraga basket yang melompat tinggi menyambut bola pantul yang gagal masuk ring, lalu dilesakkan lagi.

Gerakan rebound diibaratkan kembali membuat program baru ketika program lama meleset akibat pandemi. “Sejak wabah Covid-19 mendera seluruh dunia, banyak hal yang meleset dari rencana awal. Di situasi seperti inilah, kita harus rebound mengambil kesempatan tersebut untuk menuntaskannya menjadi poin atau gol,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani disela peluncuran “Banyuwangi Rebound”di Pendopo Banyuwangi, Senin (10/1/2022) siang.

Saat pandemi, berbagai tantangan baru bermunculan. Kemiskinan naik, lalu digitalisasi makin melejit. “ Di tengah berbagai tantangan, kita masih punya optimisme. Pertumbuhan ekonomi mulai kembali positif. Roda ekonomi mulai bergerak, salah satu indikatornya adalah pembiayaan dari perbankan ke UMKM yang melonjak,” jelasnya. Pihaknya juga terus mengembangkan inovasi.

Ada tiga pilar dalam gerakan Banyuwangi Rebound. Masing-masing, tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni. Kemudian, ditopang dua pondasi pelayanan publik yang ekselen dan partisipasi publik. Gerakan ini tak sekadar menggerakkan pariwisata dan UMKM. Namun, seluruh sektor di Banyuwangi. “ Ada tiga hal penting dalam rebound ini. Penanganan pandemi hingga meningkatan derajat kesehatan warga,” tegasnya. Vaksinasi anak yang terus dikebut menjadi salah satu upaya penanganan pandemi. Lalu, penanganan ekonomi menyeluruh. Mulai UMKM, pertanian, pariwisata dan pembangunan pedesaan. Terakhir, merajut harmoni seluruh elemen masyarakat. (Budi Wiriyanto)

Related posts

Pemotor Tewas, Usai Diseruduk Pickup dan Ditabrak Truk di Jalan Taman

Abdul

Tiga Perwiranya Alih Tugas, Kapolres Trenggalek: Terus Berkarya, Berikan Pengabdian Terbaik

Adhis

Gudang Palet Kayu di Desa Kramat Jegu Taman Ludes Terbakar

Abdul